PPDB 2022
Lulusan Tiga SMA Ini Paling Banyak di Banyumas Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2022 untuk jenjang SMA mengalami perubahan, terutama mekanisme penjurusan program studi.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2022 untuk jenjang SMA mengalami perubahan, terutama mekanisme penjurusan program studi.
Tahun 2022 ini, skema penjurusan tidak dilakukan di awal pendaftaran, melainkan setelah diterima di sekolah yang dipilih siswa.
"Jadi, setelah masuk dan diterima, baru penjurusan dan barulah nantinya kompetensinya akan dilihat."
"Penjurusan akan diberikan tanggung jawab kepada sekolah masing-masing," ujar Kepala Dinas Wilayah Jawa Tengah wilayah Banyumas, Agus Trianto, Selasa (24/5/2022).
Baca juga: Pembuatan Akun Dimulai 15 Juni 2022, Ini Jadwal dan Syarat PPDB Online SMA dan SMK Negeri di Jateng
Baca juga: Ombudsman Jateng Buka Posko Pengaduan PPDB, Laporan Bisa Disampaikan via Daring
Baca juga: 12 KK di Pinggir Sungai Pelus di Relokasi, Bupati Banyumas: Jangan Dijual, Ini Hasil Gotong-royong
Baca juga: Kereta Jenazah Berumur 196 Tahun Jadi Koleksi Baru di Kota Lama Banyumas
Skema perubahan penjurusan tersebut diterapkan untuk mencegah kekosongan kursi karena siswa tidak melanjutkan meski telah diterima.
"Misal diterima, biasanya tidak dilanjutkan lagi, akhirnya kosong. Penjurusan (akhirnya diputuskan) nanti saja saat diterima."
"Akan kelihatan mana keahliannya dan nanti akan tahu persis dimana keahlian."
"Kuota masih sama, yaitu per kelas maksimal 36 anak," terangnya.
Terkait adanya sistem zonasi, Agus menyampaikan bahwa saat ini tidak ada lagi yang namanya sekolah favorit.
Karena, sistem zonasi menjadikan persebaran siswa, baik pintar atau yang biasa saja, menjadi lebih merata.
"Ini memeratakan pendidikan agar tidak termarginalkan dan setiap sekolah harus unggul dan punya kompetensi sama."
"Sekolah favorit itu pandangan masyarakat, tapi biasanya dilihat seberapa banyak siswa yang lanjut dan lolos SNMPTN," katanya.
Sementara, tiga sekolah di Banyumas yang punya lulusan terbanyak terserap di perguruan tinggi adalah SMA Negeri 2 Purwokerto, SMA Negeri 1 Purwokerto, dan SMA Negeri 5 Purwokerto.
Sementara itu, sekolah lain memiliki rata-rata sama.
Baca juga: Rumah di Cimanggu Cilacap Terbakar, Pemilik Sempat Dengar Ledakan dari Kamar di Lantai Dua
Baca juga: Segera Hadir Edupark Rodjo Tater Tegal, Kebun Edukasi dengan Puluhan Jenis Buah-buahan
Baca juga: Segini Harga Tiket Laga Uji Coba PSIS Semarang Vs PSM Makassar di Stadion Jatidiri
Baca juga: Bertahan di Tengah Rob, Warga Sriwulan Demak: Rob Kali Ini Luar Biasa, Seperti Tsunami Kecil
Seperti yang diketahui, pemerintah provinsi Jawa Tengah akan membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri tahun ajaran 2022/2023.