Berita Cilacap

Masih Nihil, Tim SAR Gabungan Tambah Alat Cari Penambang Pasir Tenggelam di Sungai Serayu Cilacap

Hari ketiga pencarian, Jumat (20/5/2022), tim SAR gabungan belum berhasil menemukan seorang penambang pasir yang hilang di Sungai Serayu Cilacap.

ISTIMEWA/BASARNAS CILACAP
Tim SAR gabungan menggunakan alat deteksi saat melakukan pencarian penambang pasir yang tenggelam di sekitar muara Sungai Srayu di Adipala, Cilacap, Rabu (18/5/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Hingga hari ketiga pencarian, Jumat (20/5/2022), tim SAR gabungan belum berhasil menemukan seorang penambang pasir yang dilaporkan tenggelam di dekat muara Sungai Serayu di Desa Wlahar Kecamatan Adipala Cilacap.

Penambang pasir berinisial W, warga Sewaka, Kabupaten Pemalang, dilaporkan jatuh dari perahu dan tenggelam, saat menuju pinggir sungai, pada Rabu (18/5/2022) sekira pukul 06.30 WIB.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya mengatakan, pencarian dilakukan dengan memperluas area pencarian.

"Korban belum berhasil ditemukan dan kami masih terus melakukan pencarian," kata Nyoman saat dihubungi, Jumat pagi.

Baca juga: Jatuh dari Perahu, Penambang Pasir Hilang di Sungai Serayu Adipala Cilacap

Baca juga: Teken MoU Pengamanan dengan PLTU Cilacap, Wakapolres Cilacap: Bagian Ciptakan Stabilitas Keamanan

Baca juga: Bengkel dan 2 Motor Ludes Terbakar di Kesugihan Cilacap, Percikan Api Muncul saat Proses Tambal Ban

Sebelumnya, Nyoman mengatakan, pencarian dilakukan lewat cara menyisir sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan alat pendeteksi aquaeye dan underwater searching device .

Hari ini, tim SAR gabungan menambahkan alat laut berupa RIB untuk pencarian.

"Penyisiran di muara sungai dilakukan menggunakan perahu karet. Kami juga menambahkan alat laut berupa RIB untuk pencarian korban," imbuhnya.

Selain Basarnas Cilacap, pencarian juga melibatkan unsur SAR lain, di antaranya Polsek Adipala, Koramil Adipala, Polairud Cilacap, Bpbd Cilacap, Rapi, Cilacap Rescue, Mdmc, Bagana dan warga sekitar. (*)

Baca juga: Terungkap Cara Anak Bunuh Ibu Kandung di Cepiring Kendal: Lepas Selang Oksigen saat di Puskesmas

Baca juga: Dorong IKM Olahan Pangan Berkembang, Disperindag Purbalingga Gelar Pelatihan Penjualan Daring

Baca juga: Mengaku Tunanetra Padahal Tidak, Dua Peserta UTBK SBMPTN Undip Semarang Didiskualifikasi

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved