Berita Purbalingga

Dorong IKM Olahan Pangan Berkembang, Disperindag Purbalingga Gelar Pelatihan Penjualan Daring

Dinperindag Purbalingga berharap Industri Kecil dan Menengah di wilayah tersebut memperluas pasar lewat penjualan daring atau online.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dinperindag) Purbalingga memberi pelatihan pengembangan usaha kepada pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di bidang olahan pangan di UPTD Logam Purbalingga, Kamis (19/5/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dinperindag) Purbalingga berharap, Industri Kecil dan Menengah (IKM) di wilayah tersebut memperluas pasar lewat penjualan dalam jaringan (daring) atau online.

Untuk itu mereka pun dilatih lewat pelatihan yang digelar di PUTD Logam Purbalingga, Kamis (19/5/2022)-Jumat (20/5/2022).

Ada 25 pelaku IKM bidang olahan Komoditas Agro yang mengikuti pelatihan tersebut.

Mereka dilatih bagaimana meningkatan kompetensi daya saing, baik dari segi kemasan, cara pemasaran, serta mengurus sertifikasi produk.

Acara tersebut menggandeng Dinperindag Provinsi Jateng dan Inopak Institute. Inopak Institute merupakan NGO non profit yang berisi alumnus universitas kenamaan di Jerman asal Indonesia.

"Ini adalah tahap kedua dari pelatihan IKM Olahan Pangan dengan Inopak. Untuk tahap pertama, dilakukan akhir taun lalu," ujar Kepala Dinperindag Purbalingga Johan Arifin dalam rilis yang diterima, Kamis (19/5/2022).

Baca juga: Karate Makin Diminati Pelajar Purbalingga, Popda Tingkat Kabupaten Banjir Peserta

Baca juga: Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Purbalingga Butuh Anggaran Rp 19,9 Miliar

Baca juga: 1.640 Guru Honorer Purbalingga Resmi Jadi PPPK, Bupati Tiwi: Mudah-mudahan, Semakin Semangat Bekerja

Baca juga: 9 Sapi Terindikasi Terkena Penyakit Mulut dan Kuku, Bupati Purbalingga Belum Akan Tutup Pasar Hewan

Melalui pelatihan ini, para pelaku IKM di Purbalingga tidak hanya dilatih bagaimana menciptakan inovasi produk, tetapi bagaimana menjaga kualitas produk, dan menghitung harga pokok penjualan (HPP).

Untuk pemasaran, mereka dilatih memasarkan secara daring maupun luring (luar jaringan), serta penerapan Internet Of Things (IOT).

Menurut Johan, para pelatih memberikan startegi dan kiat agar produk pangan olahan IKM di Purbalingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

"Berkaca dari pandemi Covid 19 kan pemasaran online paling banyak dijangkau konsumen jadi pelaku IKM di sini juga sudah saatnya memaksimalkan pemasaran secara online."

"Sekarang, konsumen lebih suka belanja online, lebih cepat, praktis, dan kualitas oke. Nah, peluang-peluang inilah yang harus dicermati dan ditangkap pelaku IKM agar produknya diminati konsumen," terangnya.

Menurutnya, olahan pangan IKM di Purbalingga cukup bagus, baik dari segi cita rasa maupun kemasan.

Namun, mereka masih perlu membuka diri, membuka wawasan, memanfaatkan pemasaran online, yang dapat menembus langsung ke kamar konsumen dengan memaksimalkan penggunaan teknologi untuk pemasaran.

Baca juga: Mengaku Tunanetra Padahal Tidak, Dua Peserta UTBK SBMPTN Undip Semarang Didiskualifikasi

Baca juga: Cegah Penyakit Mulut dan Kuku, Pemkab Banyumas Larang Sementara Masuknya Sapi dari Luar Daerah

Baca juga: Gagal Melaju ke Final SEA Games, Begini Kata Shin Tae-yong setelah Indonesia Kalah 0-1 dari Thailand

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Jumat 20 Mei 2022: Rp 1.012.000 Per Gram

Setelah mengikuti pelatihan, Johan berharap, pelaku IKM yang menjadi peserta, lebih percaya diri dengan produk yang dimiliki.

Kemudian, membuka jaringan dan menyesuaikan pola pemasaran dengan perilaku konsumen yang semakin ingin dilayani dengan kenyamanan maupun dengan kemudahan serta kualitas produk memuaskan.

"Harapannya, pelaku IKM Olahan Pangan ini mengimplementasikan ilmu-ilmu yang didapatkan selama pelatihan, semakin percaya diri dengan produknya, dan tidak minder untuk memasarkan produknya ke pangsa pasar yang lebih luas," tutupnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved