Mudik Lebaran 2022

Polres Purbalingga Catat 5 Kasus Kecelakaan saat Arus Mudik/Balik Lebaran 2022, Nol Korban Meninggal

Polres Purbalingga mencatat ada lima kecelakaan selama Operasi Ketupat Candi Tahun 2022 atau selama arus mudik dan balik Lebaran 2022.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Humas Polres Purbalingga
Kapolres Purbalingga AKBP Era Johny Kurniawan menyampaikan laporan kegiatan Operasi Ketupat Candi 2022, Selasa (10/5/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Polres Purbalingga mencatat ada lima kecelakaan selama Operasi Ketupat Candi Tahun 2022 atau selama arus mudik dan balik Lebaran 2022.

Angka ini tak berubah dibanding operasi yang sama periode 2021.

Hal ini disampaikan Kapolres Purbalingga AKBP Era Johny Kurniawan dalam konferensi pers, Selasa (10/5/2022).

Menurut Era, secara keseluruhan, Operasi Ketupat Candi 2022 di Purbalingga berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

"Termasuk, arus mudik dan arus balik masyarakat, aman dan kondusif," kata Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Pujiono dan Kabag Operasi Kompol Totok Nuryanto.

Baca juga: Berkah Libur Lebaran, Tempat Wisata Rintisan Curug Sumba Purbalingga Kebanjiran Pengunjung

Baca juga: Baju Terlilit Gir Rantai, Dua Orang Terjatuh dari Motor di Kejobong Purbalingga, Ini Kondisinya

Baca juga: Tiwi Pastikan Objek Wisata di Purbalingga Aman Dikunjungi saat Libur Lebaran

Baca juga: Sambut Pengunjung saat Libur Lebaran, Owabong Waterpark Purbalingga Siapkan Wahana Goles. Mau Coba?

Meski angka kecelakaan tetap namun jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut mengalami penurunan.

"Pada Operasi Ketupat Candi tahun lalu, terdapat satu korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas."

"Untuk tahun ini, tidak ada korban meninggal akibat kecelakaan saat operasi berlangsung."

"Dari 5 kasus kecelakaan (tahun ini), hanya terdapat tujuh korban luka ringan," imbuh dia.

Terkait jumlah pemudik yang masuk wilayah Kabupaten Purbalingga melalui Terminal Purbalingga dan Terminal Bobotsari, tercatat ada 4.342 orang.

Sedangkan kendaraan masuk sebanyak 51.265 kendaraan roda empat dan 6.819 kendaraan roda dua.

Saat arus balik, tercatat ada 64.521 kendaraan roda empat dan 8.235 kendaraan roda dua, keluar wilayah Kabupaten Purbalingga.

Menurut Kapolres, jumlah pemudik dan kendaraan masuk Purbalingga cukup banyak karena tahun ini tidak ada larangan mudik oleh pemerintah.

Selama Operasi Ketupat Candi, pihaknya mendirikan pos pengamanan dan pos pemantauan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mengantisipasi gangguan keamanan.

"Selain itu, layanan fasilitas bagi pemudik, semisal bengkel, tambal ban, Pertamini, serta gerai vaksin di pos pengamanan," imbuhnya.

Baca juga: Mengejutkan! Bilqis Prasista Kalahkan Juara Dunia Akane Yamaguchi. Poin Pertama Tim Uber Indonesia

Baca juga: Petasan dari Balon Udara Jatuh, Rusak Atap Rumah Warga Pringrejo Pekalongan hingga Bolong

Baca juga: PSIS Semarang Mulai Latihan Pekan Depan: Persiapan Kompetisi Pramusim

Baca juga: Truk Kontainer Tabrak Dua Rumah di Jalan Pantura Tegal, Sopir Mengaku Kelelahan

Sementara, untuk kejadian kriminalitas saat Operasi Ketupat Candi, tahun ini mengalami penurunan.

Dari tahun sebelumnya delapan kasus, tahun ini hanya ada lima kasus kriminal.

Kasus yang terjadi adalah kasus pencurian dengan pemberatan.

Kapolres menambahkan, setelah kegiatan Operasi Ketupat Candi 2022 selesai, Polres Purbalingga akan melanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan mulai tanggal 10-17 Mei 2022. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved