Berita Purbalingga
Pemkab Purbalingga Klaim Kesejahteraan Warga Naik, Pengeluaran Per Kapita Capai Rp 10 Juta/Tahun
Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengklaim tingkat kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut meningkat.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten Purbalingga mengklaim tingkat kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut meningkat. Hal ini terlihat dari pengeluaran riil per kapita penduduk mencapai Rp 10 juta per tahun.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam sambutannya pada Rapat Paripurna DPRD Agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2021, Senin (28/3/2022), di Ruang Rapat DPRD.
Dalam laporannya, Tiwi, sapaan bupati, mengatakan, realisasi pendapatan daerah tahun 2021 sebesar Rp 2.055.007.923.347,39 sedangkan belanja daerah sebesar Rp 2.000.069.108.792,39.
"Kenaikan pendapatan ini terjadi antara lain karena adanya kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang berasal dari BLUD, dan adanya pelampuan pajak BPHTB, Pajak Penerangan Pajak Restoran," kata Tiwi, sapaan bupati, sebagaimana dalam rilis yang diterima, Senin.
Baca juga: Ingin Berwisata Alam sambil Belajar? Datang Saja The Samingah Wised Purbalingga, Ada 9 Pos Menarik
Baca juga: Limbasari Purbalingga Punya Tempat Wisata Baru. Diber Nama Madep Gunung, Berkonsep Rest Area
Baca juga: Satpol PP Purbalingga Sita 161 Botol Miras, Diamankan dari Lima Lokasi saat Razia Pekat
Baca juga: Pura-pura Tanya Pakaian, Sopir Angkutan di Purbalingga Gasak Ponsel di Tempat Penatu
Dana Transfer dari Pemerintah Pusat tahun 2021 juga mengalami penurunan karena adanya pemotongan Dana Alokasi Umum sebesar 27,4 miliar serta adanya SILPA DAK Non-Fisik Tahun 2020.
Sementara, dari sisi pembiayaan daerah, tercatat realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp 179.575.632.903,00 (100 persen) dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 12.017.426.000,00.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi dan investasi naik dan pengangguran terbuka turun.
Atas realisasi APBD 2021 tersebut, ada beberapa capaian makro yang telah diraih Kabupaten Purbalingga di tahun 2021.
Di antaranya, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 68,97 menjadi 69,15.
Dampak pandemi Covid-19 menyebabkan peningkatan kemiskinan dari 15,90 persen menjadi 16,24 persen.
Tingkat Pengangguran Terbuka Kabupaten Purbalingga turun dari 6,10 persen menjadi 6,05 persen dan dibawah angka rata-rata Provinsi Jawa Tengah yaitu 6,49 persen.
"Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Purbalingga tahun 2021 mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dari -1,23 persen menjadi 3,19 persen," terangnya.
Baca juga: Rugi Rp 2,5 Miliar di Binomo, Remaja di Kudus Laporkan Crazy Rich Indra Kenz ke Polda Jateng
Baca juga: Warga Sedulur Sikep Samin Klopoduwur Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Baca juga: Bukan Garam! Ini Bahan di Rumah yang Bisa Digunakan untuk Mengusir Ular Menurut Ratu Ular Banyumas
Baca juga: Selamat! Dua Atlet Paralayang Banyumas Raih 2 Emas di Kejuaraan Liga Jateng Seri 1 2022
Bupati melanjutkan, pengeluaran per kapita penduduk Kabupaten Purbalingga terus meningkat dibandingkan tahun 2020, yang mencapai Rp 9.914.000 per tahun.
Pada tahun 2021, pengeluaran riil per kapita mencapai Rp 10.032.000 per tahun.
Pengeluaran per kapita ini menunjukkan tingkat kesejahteraan penduduk pada suatu wilayah.