Berita Cilacap

Update Banjir Cilacap: Sudah Sepekan, Delapan Desa di Kecamatan Nusawungu Masih Terendam Banjir

Sudah sepekan sejak banjir pertama kali melanda pada Selasa (15/3/2022)  lalu, wilayah Kecamatan Nusawungu masih terendam.

tribunbanyumas/pingky
Jalan raya Kroya-Kebumen di Nusawungu Cilacap yang masih terendam banjir pada Selasa (22/3/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sudah sepekan sejak banjir pertama kali melanda pada Selasa (15/3/2022)  lalu, wilayah Kecamatan Nusawungu masih terendam.

Total ada 8 desa di wilayah Kecamatan Nusawungu yang terdampak bencana banjir yaitu Desa Klumprit, Kedungbenda, Karangsembung, Banjareja, Nusawungu, Nusawangkal, Jetis, dan Purwodadi.

Curah hujan yang masih tinggi dan beberapa kali terjadi banjir susulan membuat banjir di wilayah Kecamatan Nusawungu ini tak kunjung surut.

Baca juga: Ini Sosok Juara All England dari Cilacap Bagas Maulana, Suka Main Tepok Bulu Sejak Kecil

Update terakhir dari data BPBD Cilacap, pada Selasa (22/3/2022), jumlah warga yang terdampak banjir di Nusawungu belum mengalami penurunan secara signifikan.

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Wijonardi mengatakan, hingga saat ini total ada 9 dapur umum yang didirikan guna mensuplai makanan untuk warga yang terdampak banjir.

"Saat ini total ada 9 dapur umum yang didirikan di Kecamatan Nusawungu yang tersebar di semua desa yang terdampak," kata Wijonardi, Selasa (22/3/2022).

Baca juga: Tanggap Banjir Nusawungu, Pertamina Cilacap Salurkan Logistik untuk Dapur Umum

Posko Kecamatan Nusawungu menjadi satu tempat di mana dapur umum didirikan.

Menurut informasi, bahwa stok beras di Posko Kecamatan Nusawungu saat ini sebanyak 1,2 ton.

Mengenai layanan kesehatan di lokasi banjir berjalan dengan baik, karena tim kesehatan setiap harinya siap siaga berjaga di posko kesehatan yang ada di tiap-tiap desa.

"Untuk layanan kesehatan sudah berjalan baik yang dilakukan oleh relawan juga gabungan poliklinik kesehatan," imbuh Wijonardi.

Baca juga: Tembok SKB Cilacap Jebol Diterjang Banjir, Tembok Pembatas Juga Roboh

Di Desa Klumprit total warga yang terdampak banjir ada 2.040 warga, tidak ada perubahan dari hari sebelumnya.

Di Desa Kedungbenda total ada 5.502 warga yang terdampak banjir dan merupakan desa yang paling terdampak di Kecamatan Nusawungu.

Di Desa Karangsembung ada 3.999 warga yang terdampak, dan tidak mengalami perubahan jumlah dari hari sebelumnya.

Di Desa Nusawungu total ada 2750 warga yang terdampak banjir.

Baca juga: Cerita Muhadi Warga Nusawangkal Cilacap Yang Tetap Gelar Hajatan Meski Dikepung Banjir

Di Desa Nusawangkal total warga yang terdampak ada 2790 jiwa, mengalami penurunan dari hari sebelumnya yaitu sebanyak 3108 jiwa.

Di Banjareja sama sekali tidak ada perubahan jumlah warga yang terdampak, jumlahny tetap yaitu sebanyak 853 jiwa.

Di Desa Jetis terjadi penurunan jumlah warga yang terdampak yaitu sebanyak 125 jiwa, sedangkan di hari sebelumnya yaitu ada 284 jiwa yang terdampak banjir.

Di Desa Purwodadi ada 200 jiwa yang terdampak, angka tersebut turun dari hari sebelumnya yang berjumlah 388 jiwa.

Total warga Kecamatan Nusawungu secara keseluruhan yang terdampak banjir yaitu ada 18.259 jiwa yang tersebar di 8 desa.(*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved