Berita Purbalingga

Pemkab Ajukan Rute Baru Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga-Semarang, Ini Alasannya

Dia menambahkan, Purbalingga membuat intensitas koordinasi lebih banyak ke ibukota Provinsi Jateng di Semarang dibandingkan ke daerah lain.

TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Pesawat ATR 72-600 milik Citilink melakukan uji coba jelang pembukanaan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) Purbalingga, Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga mengajukan rute penerbangan baru dari Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS) Purbalingga menuju Semarang.

Pengajuan disampaikan secara virtual oleh Pemkab Purbalingga yang diwakili kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Purbalingga, Raditya Widayaka kepada PT Citilink Indonesia, Kamis (10/3/2022).

Baca juga: Shrimp Estate Kebumen Dibangun April 2022, Bupati Pastikan Tak Ada Tanah Warga yang Diambil

Raditya mengatakan, ada potensi yang bisa digali dari rute perjalanan penerbangan baru BJBS sehingga penerbangan akan efektif kembali.

Menurutnya, untuk menstimulasi minat masyarakat memilih moda transportasi pesawat, terlebih dahulu dari lingkungan Pemkab Purbalingga.

"Ada potensi rute perjalanan yang belum tergali, yaitu dari BJBS Purbalingga ke Semarang.

Diawali dari perjalanan dinas ASN di lingkungan Pemkab Purbalingga," katanya.

Baca juga: Bupati Purbalingga Tiwi: Satu OPD Harus Satu Inovasi, Saya Paksa!

Dia menambahkan, Purbalingga membuat intensitas koordinasi lebih banyak ke ibukota Provinsi Jateng di Semarang dibandingkan ke daerah lain atau ke Jakarta sekalipun.

Radit menyebutkan, ada sekitar 7.141 orang ASN Kabupaten Purbalingga yang melakukan perjalanan dinas ke Semarang.

Dengan rincian akumulasi 1.947 kali perjalanan dihitung dari sebelum pandemi Covid-19.

"Itu data tahun 2019 sebelum Pandemi karena di masa pandemi khususnya tahun 2020 dan 2021, perjalanan dinas ke luar kota dibatasi.

Kalau itu disetujui maka akan menjadi stimulasi perjalanan dengan menggunakan pesawat," imbuhnya.

Baca juga: Hanya 2 Jenama dari Indonesia yang Diundang Resmi Paris Fashion Week 2022, Satu dari Purbalingga

Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dengan perjalanan dinas menuju Jakarta yang berjumlah 2.472 orang dengan akumulasi 701 kali perjalanan.

Jumlah antara perjalanan ke Jakarta dan ke Semarang bila memang disetujui pihak Citilink akan menutup tingkat okupansi yang kurang optimal menuju Surabaya.

"Tingkat okupansi ke Surabaya yang masih belum optimal bisa tertutup jika rute baru ke Semarang bisa disetujui," imbuhnya.

Baca juga: Cegah Stunting, Pemkab Purbalingga dan Pemprov Jateng Ajak Warga Gemar Makan Ikan

Perwakilan dari Citilink, Haris Ibrahim menuturkan akan mempertimbangkan pengajuan tersebut.

Perubahan atau penambahan rute tentu saja akan merubah pola sistem perusahaan mulai dari pemeliharaan hingga pengaturan SDM yang ada.

"Yang sementara terdaftar kan sesuai ajuan awal dulu yaitu Jakarta- Purbalingga-Surabaya.

Ketika ada perubahan atau penambahan tentunya akan kami hitung terlebih dahulu untung ruginya," tutupnya.(*)

Baca juga: Dinperindag Purbalingga Siapkan 10.796 Liter Minyak Goreng Murah, Dijual Rp 13.500/Bungkus

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved