Berita Kesehatan

Saran Penting Dokter Ahli THT RSI Banjarnegara bagi Pemakai Alat Bantu Pendengaran

Alat bantu bagi orang yang memiliki pendengaran lemah tersebut tidak dianjurkan untuk dipakai terus menerus.

PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan bantuan alat dengar kepada anak-anak tuna rungu sesuai program Dompet Dhuafa, Rabu (3/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA- Alat bantu penglihatan atau kacamata memiliki fungsi optimal untuk mata jika digunakan terus menerus.

Namun lain halnya dengan alat bantu pendengaran.

Alat bantu bagi orang yang memiliki pendengaran lemah tersebut tidak dianjurkan untuk dipakai terus menerus.

Hal itu diungkapkan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Kepala dan Leher (THT-KL) Rumah Sakit Islam Banjarnegara (RSI), Supriyo.

Ia meminta masyarakat tidak asal menggunakan alat bantu dengar jika ada keluhan gangguan pendengaran atau tuli.

Baca juga: BREAKING NEWS: Toyota Rush Terjun dan Hantam Rumah di Lumbir Banyumas

Baca juga: Ziarah ke Makam R Djoko Kaiman, Bupati Husein Pesan Ini Kepada Warga Banyumas

Baca juga: Kumpulkan Pendamping PKH di Kebumen, Bupati Tanya Soal Isu Pungli Penyaluran Sembako

Supriyo menegaskan alat bantu dengar berbeda dengan kacamata.

Kacamata jika digunakan terus menerus akan semakin baik.

Berbeda dengan alat bantu dengar, alat ini digunakan hanya saat dibutuhkan saja, untuk membantu komunikasi.

"Filosofinya, alat bantu dengar dengan kacamata itu beda.

Kalau kacamata semakin sering dipakai akan semakin baik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved