Berita Banyumas
PMI Banyumas Bersiap Bangun Rumah Sakit di Sokaraja, Konsultan Masih Mengkajinya
Palang Merah Indonesia PMI Banyumas berencana membangun rumah sakit. Saat ini, tahapan rencana tersebut masuk proses feasibility study (FS).
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Palang Merah Indonesia PMI Banyumas berencana membangun rumah sakit. Saat ini, tahapan rencana tersebut masuk proses feasibility study (FS).
Ketua PMI Banyumas sekaligus Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, FS tengah dilakukan konsultan.
"Karena, kalau rumah sakit itu dibangun dan tidak menghasilkan, kita rugi, kan jadi masalah," kata Sadewo kepada wartawan di Purwokerto, Selasa (15/2/2022).
Ia menambahkan, rumah sakit PMI akan dibangun di Sokaraja.
Menurutnya, sudah waktunya PMI punya rumah sakit agar pelayanan yang diberikan semakin prima.
"Lokasinya direncanakan di Sokaraja dan sedang kami coba menggunakan konsultan, hasilnya bagaimana, nanti mudah-mudahan layak," terangnya.
Baca juga: Kasus Covid Menurun, PMI Banyumas Berlimpah Plasma Konvalesen. Berdonor Tetap Dilayani Setiap Hari
Baca juga: Bulan Dana PMI Banyumas Tahun Ini Ditarget Rp 1,5 Miliar
Baca juga: Pura-pura Pinjam untuk Jenguk Anak, Warga Banyumas Bawa Kabur Motor Teman. Terancam 4 Tahun Penjara
Baca juga: Beredar Isu Pembentukan Provinsi Banyumasan, Wabup Banyumas: Itu Wacana yang Tidak Jelas Sumbernya
Untuk tahap awal, nantinya, akan dibangun dulu klinik di Sokaraja.
"Tahun ini, mulai dibangun (klinik). Nanti akan dikembangkan jadi rumah sakit."
"Kemarin, anggarannya belum tahu, sekitar Rp 5 miliaran."
"Jenis rumah sakitnya kita harus spesifik," kata dia.
Baca juga: Pemkab Purbalingga Lanjutkan Pembangunan PFC, Tahun Ini Anggarkan Dana Rp 1,45 Miliar
Baca juga: 1,5 Bulan, Ada 13 Korban Meninggal Akibat Kecelakaan. Ini yang Dilakukan Polres Kebumen
Baca juga: Bersiap Gelar Pemilu 2024, KPU Minta Dukungan dan Kerja Sama Forkopimda Purbalingga
Baca juga: Jadi Pembicara di UGM, Ganjar Beberkan Problem Kekerasan Seksual di Jateng
Sadewo mengatakan, tahun ini, sudah bisa dimulai pembangunan rumah sakit.
Hal itu juga akan bergantung pada hasil FS yang sedang dilakukan.
"Kalau FS jadi, anggaran sudah ada, tahun 2023 sudah bisa mulai dibangun. Bahkan, kalau FS oke, tahun ini sudah bisa dibangun," jelasnya.
PMI berencana menggandeng pihak ketiga agar rumah sakit yang dibangun nantinya bisa semakin berkembang.
"Nanti, kami bangun, kemudian kita kerjasama dengan pihak ketiga."
"Rencana ini masih didiskusikan dengan teman-teman PMI, seperti peralatan-peralatan yang mahal, mungkin kerjasama dengan pihak ketiga jadi anggaran PMI untuk membangun saja," ujarnya. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ketua-pmi-banyumas-sekaligus-wakil-bupati-banyumas-sadewo-tri-lastiono-kamis-1022022.jpg)