Berita Banyumas
Pengerjaan Jalur Lingkar Sumpiuh Banyumas Dikebut, Ditarget Rampung sebelum Lebaran
Pembangunan Jalan Lingkar Sumpiuh Banyumas terus dikebut, menjelang Lebaran 2022.
Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Pembangunan Jalan Lingkar Sumpiuh Banyumas terus dikebut, menjelang Lebaran 2022. Wilayah Sumpiuh Banyumas memang menjadi satu titik kemacetan saat arus mudik maupun balik.
Itu sebabnya, proyek ini diharapkan rampung sebelum memasuki masa mudik Lebaran.
Pantauan di lokasi, Rabu (9/2/2022), sejumlah pekerja tengah melakukan gridgid di sisi kanan ruas jalan dari arah simpang taman kota Sumpiuh.
Satu ekskavator terlihat tengah meratakan gundukan yang dikeluarkan dari truk molen.
Menurut Tomi, Pelaksana Umum Lapangan proyek, pengerjaan ini menggunakan mesin yang biasa digunakan untuk pengerjaan bandara dan jalan tol.
"Kami menggunakan alat yang biasa digunakan untuk pengerjaan bandara, jalan tol," ungkapnya ditemui di lokasi proyek, Rabu.
Baca juga: Dipuji Bupati Banyumas. Slamet Subekti Sudah Berdonor Darah 120 Kali sejak Tahun 1992
Baca juga: Longsor Menimpa Rumah Warga Gumelar Banyumas, 2 Kamar dan Dapur Rusak Tertutup Tanah
Baca juga: Pasokan Terbatas, Pedagang di Pasar Sokaraja Banyumas Jual Minyak Goreng Rp 21.000 Per Liter
Menurutnya, pengerjaan Jalan Lingkar Sumpiuh dimulai sejak 23 Desember 2021 lalu oleh kontraktor dari Kebumen, PT Aneka Bangun Sarana (ABS).
Selama proses pengerjaan, jalur tersebut ditutup untuk semua kendaraan.
Hari, Inspektor Pengerjaan Jalan Lingkar Sumpiuh, mengatakan, penutupan jalan dilakukan agar selama pekerjaan tidak terganggu.
Namun, masih ada kendaraan roda dua yang nekat menerobos jalan tersebut.
Hari pun mengimbau warga tidak melewati jalur tersebut demi keamanan pengendara.
Mengingat, pengerjaan ini melibatkan kendaraan berat untuk memperlancar pengerjaan Jalan Lingkar Sumpiuh.
"Untuk sementara, sampai jalan ini jadi, mohon untuk tidak melintas karena menganggu kinerja dari kontraktor itu sendiri dan adanya alat berat untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan," harapnya. (*)
Baca juga: Tak Perlu ke Luar Kota, Warga Cilacap Cukup ke Rumah Satwa Edukasi Jika Ingin ke Kebun Binatang
Baca juga: Wali Kota Hendi Minta Warga Waspada, Kasus Covid di Kota Semarang Naik 10 Kali Lipat dalam 10 Hari
Baca juga: Badai Covid Kembali Melanda PSIS Semarang: 13 Pemain Positif Covid Jelang Laga Kontra Barito Putera
Baca juga: Menang Telak 7-0 dari PS Bangka Setara, Persipa Pati: Insyaallah, Kami Lolos ke Liga 2