Selasa, 12 Mei 2026

Berita Banyumas

Dinsospermades Banyumas Akui Penyerapan Bansos Belum 100 Persen: Data Penerima Bantuan Terus Berubah

Dinsospermades Banyumas mengakui, penyerapan Dana Bantuan Sosial (Bansos) di wilayah tersebut belum 100 persen.

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/DOK KEMENSOS RI
Anggota Komisi VIII Wastam mengecek penyaluran bansos di Kantor Kecamatan Sumbang, Banyumas, Kamis (2/3/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) Banyumas mengakui, penyerapan Dana Bantuan Sosial (Bansos) di wilayah tersebut belum 100 persen.

Kepala Dinsospermades Widarso mengatakan, hal ini, satu di antaranya terjadi karena data penerima KPM juga terus berubah.

Widarso mengatakan, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) senilai Rp 200 ribu dan bantuan PKH Rp 100 ribu.

"Kalau ada pembagian, kami menyiapkan lokasi pembagiannya. Kami disuruh menyiapkan di kecamatan desa mana. Kalau data, itu dari Bank Mandiri," ungkapnya, Jumat (4/2/2022).

Baca juga: Bansos bagi Warga Bisa Dialihkan, Begini Penjelasan Dinsospermades Banyumas

Baca juga: Cegah Pemasungan Warga Gangguan Mental, Pemkab Banyumas Sediakan Rumah Singgah. Gratis!

Baca juga: Pemkab Banyumas Hentikan PTM PAUD dan TK, Imbas Munculnya Kasus Covid di Sejumlah Sekolah

Baca juga: Kasus Covid di Banyumas Melonjak, Tempat Isolasi Terpusat di Balai Diklat Langsung Penuh

Rata-rata, bantuan adalah senilai Rp 200 ribu-Rp 300 ribu.

Saat ini, bantuan yang masih aktif adalah BPNT dan PKH.

Sementara, Anggota Komisi VIII DPR RI Wastam, mengatakan, di Kabupaten Banyumas dan Pekalongan, ada lebih dari 27 ribu KPM belum menerima haknya.

"Di Banyumas dan Pekalongan, saya dapat data, masih sekitar 27 ribu yang belum dicairkan."

"Kalau dinilai dengan nominal, ada sekitar Rp 5,4 miliar se-kabupaten. Besar sekali."

"Dan yang penting lagi, ini ada hak penerima manfaat," terangnya.

Hal itu dikatakan Wastam dalam kunjungan kerjanya di Banyumas, Kamis (3/2/2022). Kunjungan Wastam bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Wastam menekankan kepada para pendamping dan bank penyalur agar bekerja lebih keras memastikan bantuan cair.

"Saya minta, pencairan dipercepat. Lakukan koordinasi dan temukan dimana kendalanya," imbuhnya.

Untuk memastikan percepatan pencairan, Wastam dan Sekjen meminta diagendakan pertemuan koordinasi memastikan bansos segera cair.

Baca juga: Terlibat Perkelahian saat Pertandingan Tarkam, 2 Warga Purbalingga Dituntut Penjara 3 Bulan

Baca juga: Satroni Rumah Warga Panjatan Kebumen, Pencuri Ini Gasak 18 HP Dagangan

Baca juga: 42 Siswa di 13 Sekolah di Solo Positif Covid, Pemkot Belum Hentikan PTM 100 Persen

Baca juga: Puncak Merapi Diguyur Hujan, 24 Truk Penambang Batu di Kali Boyong Sleman Terjebak Banjir Lahar

Pertemuan melibatkan para pendamping, bank penyalur, dan instansi terkait, baik dari desa/kelurahan maupun dari unsur-unsur dinas sosial.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved