Berita Jawa Tengah

Kendal Sumbang 434 Kasus Kecelakaan Sepanjang 2021, Polda Jateng: Tahun Ini Harus Ditekan

Dari 22.542 total kasus kecelakaan di Jawa Tengah, 434 di antaranya terjadi di jalan raya Kabupaten Kendal yang menyebabkan 127 orang meninggal.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
ILUSTRASI - Truk bok pengangkut rajungan terguling di Jalan Pantura Kendal, Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Rabu (26/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho menyebutkan, angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Tengah pada 2021 ada 22.542 kasus.

Dari kasus itu, mengakibatkan 3.570 orang meninggal.

Angka kecelakaan dan kematian ini dapat dikatakan masih cukup tinggi dan harus ditekan pada 2022 dan seterusnya.

Baca juga: Kini Polres Kendal Punya Tim Khusus Anti Begal, Tiap Hari Tiga Shift, Tugasnya Sisir Lokasi Rawan

Baca juga: Bagaimana Nasib SDN 3 Bandengan Terkini? Sekolah di Kendal yang Rusak Akibat Dampak Banjir Rob

Baca juga: Data Terkini Disperkim Kendal: Masih Ada 37 Ribu Rumah Masuk Kategori Tidak Layak Huni

Baca juga: Desa Purwosari Kendal Jadi Pilot Project Tambak Ikan Air Tawar, Chacha: Cara Lain Entaskan Stunting

Kombes Pol Agus Suryo menyebut, dari 22.542 total kasus kecelakaan di Jawa Tengah, 434 di antaranya terjadi di jalan raya Kabupaten Kendal yang menyebabkan 127 orang meninggal.

Pihaknya berharap, jajaran Satlantas di wilayah hukum Polda Jateng bisa meningkatkan upaya pencegahan dengan tindakan-tindakan preventif di jalanan.

Seperti contoh, mengingatkan dan menindak pengendara yang tidak taat prosedur berlalu lintas. 

"Ketertiban dan kedisiplinan dalam berlalulintas penting untuk keamanan semua pihak," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (28/1/2022).

Kombes Pol Agus Suryo Nugroho menegaskan, tingginya kasus kecelakaan lalu lintas ini menjadi perhatian bersama pada awal 2022.

Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kehati-hatian saat berkendara di jalan raya.

Utamanya dengan melengkapi kelengkapan berkendara, baik menggunakan sepeda motor, mobil, maupun kendaraan jenis lainnya.

"Di Polda Jateng juga sudah efektif menjaring pengendara yang melanggar aturan berlalu lintas melalui kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE)."

"Begitu juga di Kabupaten Kendal sudah terpasang," katanya.

Kombes Pol Agus Suryo berharap, jajaran kepolisian dan masyarakat bersinergi untuk menekan angka kecelakaan lalulintas.

Supaya, dampak buruk yang bisa timbul karena kecelakaan lalulintas bisa ditekan dengan maksimal.

Terlebih dengan upaya pencegahan memalui program-program inovasi di lapangan. (*)

Baca juga: Baru Bisa Dilewati Roda Dua, Longsor Jembatan Karanganyar Pekalongan Terus Dibersihkan

Baca juga: Permainan Kacau Sejak 30 Menit Pertama, Dragan Sikapi Kekalahan PSIS Semarang Lawan Madura United

Baca juga: Target Pendapatan Trans Semarang Tahun Ini Rp 37 Miliar, Hendrix: Prioritas Kami Tetap Layanan Prima

Baca juga: Datang ke Semarang, Gubernur Sumbar Belajar Cara Ganjar Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved