Berita Jawa Tengah

Data Terkini Disperkim Kendal: Masih Ada 37 Ribu Rumah Masuk Kategori Tidak Layak Huni

Dari jumlah puluhan ribu RTLH itu, Pemkab Kendal sudah berupaya menyelesaikannya secara bertahap. Data saat ini ada 37.000 rumah.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MASUM
Bupati Kendal, Dico M Ganinduto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Pemkab Kendal masih memiliki PR untuk menuntaskan 37.000 rumah tidak layak huni ( RTLH) dalam beberapa tahun ke depan.

Angka yang cukup besar jika melihat pendapatan asli daerah (PAD) Kendal yang masih terbilang kecil.

Kepala Disperkim Kabupaten Kendal, Noor Fauzi mengatakan, dari jumlah puluhan ribu RTLH itu, Pemkab Kendal sudah berupaya menyelesaikannya secara bertahap.

Baca juga: Bagaimana Nasib SDN 3 Bandengan Terkini? Sekolah di Kendal yang Rusak Akibat Dampak Banjir Rob

Baca juga: Desa Purwosari Kendal Jadi Pilot Project Tambak Ikan Air Tawar, Chacha: Cara Lain Entaskan Stunting

Baca juga: Truk Bermuatan Rajungan Terguling di Jalan Pantura Kendal, Sopir Diduga Mengantuk

Baca juga: Penataan Alun-alun Kaliwungu Kendal Dimulai Februari, PKL Direlokasi ke Gedung Eks Kawedanan

Ia menyebut, pada 2021, 1,000 RTLH terselesaikan.

Begitu juga pada dua tahun sebelumnya, Disperkim Kabupaten Kendal telah memperbaiki sekira 3.000 RTLH melalui berbagai sumber pendanaan.

Pihaknya akan terus berupaya mengurangi angka RTLH di Kabupaten Kendal untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. 

"Saat ini, tidak hanya Disperkim Kabupaten Kendal, namun banyak pihak yang membantu dalam penyelesaian RTLH ini."

"Kami akan gunakan skala prioritas dalam rangka pengurangan angkanya," terang Noor Fauzi kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (27/1/2022).

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, ini adalah pekerjaan yang besar.

Secara matematis, diperlukan dana lebih dari Rp 700 miliar untuk mengentaskan 37 ribu RTLH.

Itu jika setiap rumah dianggarkan Rp 20 juta untuk perbaikan bangunan. 

Dico memastikan, Pemkab Kendal berupaya untuk menekan jumlah RTLH di bawah kepemimpinannya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk saling membantu tetangganya yang belum berkecukupan agar terbangun rasa tolong-menolong antar sesama.  

"PAD Kabupaten Kendal masih kecil dan kami sudah memikirkan untuk menaikan PAD yang signifikan sepanjang periode kepemimpinan kami ini," tutur dia kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (27/1/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved