Berita Banyumas

Kader PDI Perjuangan Banyumas Serahkan Bantuan Ikan Gurameh, Berharap Bantu Atasi Stunting

Bupati Banyumas menyerahkan bibit ikan gurameh, kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Sri Utama Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas, Kamis.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dok Humas Pemkab Banyumas
Bupati Banyumas Achmad Husein menyerahkan bibit ikan gurameh kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sri Utama Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Kamis (27/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Achmad Husein bersama Ketua DPRD Kabupaten Banyumas dr Budhi Setiawan, dan sejumlah kader PDI Perjuangan, menyerahkan bibit ikan gurameh, kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sri Utama Desa Singasari, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Kamis (27/1/2022).

Kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional penurunan angka stunting.

Husein mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya kader PDI Perjuangan membantu percepatan program nasional gotong royong membangun kampung keluarga berkualitas (KKB).

Apalagi, isu stunting masih menjadi salah satu faktor yang berpengaruh.

"Kami mendapat instruksi agar semua kader bergerak, termasuk kami yang ada di pemerintahan ini diminta bergerak, dengan menciptakan kawasan Kampung Keluarga Berkualitas."

"Tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat," kata Husein saat berdialog dengan anggota Pokdakan Sri Utama Singasari Karanglewas.

Baca juga: Pemkab Banyumas Luncurkan Aplikas Si Doi Mas, Bupati: Urus KTP dan KK Kini Bisa Sambil Rebahan

Baca juga: Warga Bobosan Banyumas Diteror Bom Molotov. Dengan Suara Dor, Lihat Pecahan Botol Minuman dan Api

Baca juga: Sekolah Ditutup 2 Hari, SMA Al Irsyad Purwokerto Masih Tunggu Hasil Swab PCR 21 Murid dan Guru

Baca juga: Dua Pencuri Motor di Rumah Kos di Kembaran Banyumas Diciduk Polisi, Sasar Motor Tak Dikunci Stang

Sebagai kader yang mengemban tugas di pemerintah daerah, Husein terus mendorong warganya agar memiliki kesadaran tinggi untuk mendeteksi stunting sejak dini.

"Kami yang ada di pemerintah ini diminta bergerak sehingga akan membuat kampung gotong royong meningkatan kesejahteraan masyarakat agar mereka bisa mendeteksi sejak dini sehingga tidak terjadi stunting," terangnya dalam rilis, Jumat (28/1/2022).

Menurutnya, pencegahan stunting tidak bisa lepas dari pentingnya menjaga asupan gizi ibu hamil.

Dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat, diharapkan asupan gizi, terutama untuk ibu hamil, dapat terjaga, apalagi gizi dari ikan sangat baik untuk ibu hamil.

Selain itu, kader juga diharapkan bergotong-royong membantu program yang dicanangkan pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sulistiono mengatakan, Kawasan Singasari akan dijadikan Kampung Keluarga Berkualitas sektor perikanan.

Daerah ini memiliki sumber daya alam yang cukup mendukung, juga memiliki sumber daya manusia (SDM), termasuk kelompok budidaya ikan yang beranggotakan kurang lebih 250 orang. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Berbekal Tusuk Gigi, Komplotan Begal Ini Safari ke Tiga Provinsi. Berakhir Diringkus Polda Jateng

Baca juga: Tergusur Proyek Gedung Teater dan Perluasan Masjid Agung, 4 SD di Karanganyar Digabung

Baca juga: Polisi Minta Korban Pelecehan Seksual Petinggi Kampus di Jateng Lapor, Siap Gandeng LPSK

Baca juga: Pelatih Persiku Jr Kecewa, Antar Raih Runner Up Piala Soeratin 2022 Tapi Gaji Desember Belum Dibayar

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved