Berita Semarang

Jelang Penerapan Parkir Elektronik di Kota Semarang, Jukir Sebut Praktiknya Bakal Tidak Mudah

Kondisi hujan dimungkinkan akan menimbulkan kesulitan di lapangan dalam penerapan parkir elektronik mengingat harus menggunakan smartphone.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Dishub Kota Semarang memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada para juru parkir (jukir) dalam rangka uji coba penerapan parkir elektronik, di Kantor Dishub Kota Semarang, Rabu (26/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Parkir elektronik di Kota Semarang bakal diterapkan dalam waktu dekat ini.

Para juru parkir (jukir) pun mulai mendapatkan pelatihan dari Dishub Kota Semarang

Seorang jukir Jalan MT Haryono, Ahmad Mustakim mengatakan, pelatihan yang diberikan oleh Dishub Kota Semarang bisa dipahami.

Baca juga: Diklaim Satu-satunya di Indonesia, Sembahyang Buat Dewa Musik, Tradisi Imlek di Rasa Darmo Semarang

Baca juga: Ada Papan Arwah Gus Dur di Meja Altar Gedung Boen Hian Tong Semarang, Berikut Asal Usulnya

Baca juga: Viral Video Petugas Tidak Suntikkan Vaksin pada Anak di Semarang, Dinkes: Faktanya Bukan Seperti Itu

Baca juga: Terungkap! Inilah Sosok Wanita Pembuang Orok Bayi di Tong Sampah Pabrik Garmen KIW Semarang

Setiap tahapan mulai dari mengunduh aplikasi, mendapatkan username, hingga pengaplikasiannya bisa dilakukan saat pelatihan.

Namun, dia belum bisa memastikan bagaimana penerapan parkir elektronik jika posisi di lapangan. 

"Kalau latihan di sini tempatnya nyaman, santai, tidak posisi di lapangan, ya bisa."

"Tapi, kalau di lapangan kelihatannya kok sulit," ujar Mustakim kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (26/1/20222). 

Menurutnya, lokasi di lapangan sangat terbuka.

Kondisi hujan dimungkinkan akan menimbulkan kesulitan di lapangan dalam penerapan parkir elektronik mengingat harus menggunakan smartphone untuk mengakses aplikasi. 

Meski demikian, pihaknya tetap akan melaksanakan mekanisme yang sudah menjadi program pemerintah karena harus mengais rezeki untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Bahkan, dia harus membeli smartphone terlebih dahulu untuk tetap bisa bekerja. 

"Kami dituntut mau tidak mau ya dilaksanakan."

"Nanti, hasilnya bagaimana lihat saja," ucapnya. 

Jukir Kawasan Mataram, Agus Subakso menilai kebijakan parkir elektronik memang bagus.

Apalagi, kondisi zaman sudah serba elektronik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved