Penanganan Corona

Viral Video Petugas Tidak Suntikkan Vaksin pada Anak di Semarang, Dinkes: Faktanya Bukan Seperti Itu

Saat petugas melakukan aspirasi (tarikan di awal suntikan), terlihat ada sedikit darah sehingga petugas mencabut kembali suntikkan karena berisiko.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
DINKES KOTA SEMARANG
Vaksinator melakukan vaksinasi ulang dosis kedua kepada seorang siswa sekolah swasta di Kota Semarang, Selasa (25/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Beredar video penyuntikan vaksinasi-covid-19' title=' vaksinasi Covid-19'> vaksinasi Covid-19 anak usia 6 - 11 tahun di satu sekolah swasta di Semarang.

Penyuntikan vaksin dalam video tersebut diragukan olh masyarakat karena vaksinator tampak tidak melakukan suntikan.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengklarifikasi jika itu ada miskomunikasi.

Baca juga: Terungkap! Inilah Sosok Wanita Pembuang Orok Bayi di Tong Sampah Pabrik Garmen KIW Semarang

Baca juga: Kota Semarang Bakal Dibanjiri Patung, Jadi Tetenger Setiap Jalan dan Kawasan

Baca juga: Orok Bayi Ditemukan di Tempat Sampah Pabarik Garmen di Kota Semarang, Diselimuti Kemasan Pembalut

Baca juga: Operasi Knalpot Brong di Semarang - Polsek Banyumanik 10 Pelanggar, Gunungpati Ada 2 Pengendara

Petugas sudah melakukan penyuntikan sesuai SOP.

Seperti menggunakan handglove dan hand sanitizer.

Jarum suntik juga sudah diisi vaksin.

Saat petugas melakukan aspirasi (tarikan di awal suntikan), terlihat ada sedikit darah sehingga petugas mencabut kembali suntikkan karena berisiko masuk ke pembuluh darah.

Dengan pertimbangan tersebut, petugas menunda penyuntikan vaksinasi dosis kedua pada siswa tersebut.

Namun, petugas tidak menyampaikan hal tersebut kepada orangtua anak bersangkutan maupun pihak sekolah.

"SOP vaksinasi sudah berjalan secara benar."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved