Berita Kebumen

Bambang Cahyono Jadi Kasubbag Kantor Kecamatan Sadang, Pasca Geger Pungli Pasar Tumenggungan Kebumen

Sekda Kabupaten Kebumen, Ujang Sugiono mengatakan, pelantikan pejabat baru sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas bekerja.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB KEBUMEN
Pelantikan pejabat baru kepala pasar di Lingkungan Pemkab Kebumen, Rabu (26/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Sehari setelah pencopotan Kepala Pasar Tumenggungan Kebumen, Bambang Cahyono, Sekda Ahmad Ujang Sugiono mewakili Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melantik pejabat pasar yang baru.

Hal itu dimaksud sebagai bentuk komitmen Pemkab Kebumen memberantas pungutan liar (pungli).

Dalam keputusan Bupati Kebumen, Bambang Cahyono dicopot dari jabatannya sebagai kepala Pasar Tumenggungan Kebumen.

Baca juga: Cegah Kecelakaan, Polres Kebumen Tambal Jalan Berlubang yang Menjamur di Muktisari

Baca juga: 258 Pengendara di Kebumen Tak Bisa Mengelak, Terjaring Razia Knalpot Brong Polisi Berbekal Kopek

Baca juga: Bupati Kebumen Copot Kepala Pasar dan Ganti Semua ASN di Pasar Tumenggungan, Buntut Praktik Pungli

Baca juga: Kebumen International Expo Siap Digelar Juni, Bupati Minta UMKM Lokal Mulai Mempersiapkan Diri

Dia dimutasi sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Kecamatan Sadang.

Jabatan Kepala Pasar Tumenggungan selanjutnya diemban Mulyadi yang sebelumnya menjabat Kepala Pasar Prembun.

Jabatan Mulyadi digantikan Mashudi yang sebelumnya menjabat pengelola pasar unit pelaksana teknis Pasar Karanganyar.

Sekda Kabupaten Kebumen, Ujang Sugiono mengatakan, pelantikan pejabat baru sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas dalam bekerja.

Jangan sampai, jabatan digunakan untuk menyalahgunakan kewenangan.

"Jadikan ini sebagai momentum memperbaiki diri meningkatkan kualitas dalam bekerja, tidak menggunakan jabatan untuk menyalahi aturan," ujar Sekda Ujang kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (26/1/2022).

Sekda juga meminta kepada pejabat dilantik untuk menjadi motor dalam organisasi.

Yakni dengan menciptakan terobosan dan solusi atas permasalahan yang menghambat laju organisasi. 

"Hadirkan solusi atas setiap akar permasalahan yang saudara hadapi dalam bidang tugas saudara," jelasnya. (*)

Baca juga: Dapat Subsidi! Harga Tiket Kereta Api di Daop 5 Purwokerto Kini Lebih Murah, Ini Daftarnya

Baca juga: 4 Bakal Calon Rektor Unsoed Purwokerto Sampaikan Visi-Misi, Bakal Dipilih 3 untuk Ditetapkan Calon

Baca juga: Polisi Makin Masif Razia Knalpot, Perajin Purbalingga Minta Fasilitas Laboratorium Kebisingan

Baca juga: Program Radio Dinkominfo Menyapa Kembali Hadir, Sarana Pemkab Purbalingga Dialog dengan Warga

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved