Berita Pendidikan

Banyak Sekolah Swasta Kehilangan Guru Karena PPPK, DPRD Jateng: Tolong Dikaji Ulang

Muh Zen Adv meminta agar guru sekolah swasta yang lolos seleksi bisa ditempatkan di sekolah asal.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI PRIBADI MUH ZEN ADV
Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Banyaknya guru sekolah swasta yang lolos seleksi Aparatur Sipil Negara-Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN- PPPK) mengancam keberlangsungan sekolah swasta.

Pasalnya, guru swasta yang lolos PPPK harus bermigrasi pindah tugas ke sekolah negeri.

Formasi guru PPPK hanya dibuka di sekolah negeri.

Baca juga: Taman MT Haryono Semarang Diresmikan, Hendi: Cara Lain Kami Hargai Pahlawan

Baca juga: Belum Bisa Berjualan, Pedagang Pasar Johar Wadul ke DPRD Kota Semarang

Baca juga: Inilah Student Care, Cara Unika Soegijapranata Semarang Bantu Masalah Nonakademik Mahasiswa

Baca juga: Ganggu Saluran Air, 38 Lapak PKL di Eks Terminal Terboyo Kota Semarang Dibongkar Paksa

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen Adv meminta agar guru sekolah swasta yang lolos seleksi bisa ditempatkan di sekolah asal.

Artinya, tetap mengajar di sekolah swasta.

"Solusinya yakni membuat peraturan bahwa ASN PPPK yang lolos bisa mengajar di sekolah asal."

"Guru swasta lolos PPPK jangan merusak struktural yang dibangun pada awal tahun pembelajaran ini," kata Muh Zen Adv kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (13/1/2022).

Kemudian, dalam UU RI Nomor 5 Tahun 2014, tentang Penempatan ASN- PPPK, pada Pasal 1 ayat 2, berbunyi bahwa Pegawai ASN PPPK diangkat pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang- undangan.

Melihat beleid tersebut, Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Jateng ini juga membeberkan bahwa pemerintah bisa menugaskan ASN PPPK di sekolah swasta.

Artinya, guru yang lolos PPPK bisa diperbantukan di swasta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved