Breaking News:

Berita Kriminal Hari Ini

Alasan AJ Warga Kemranjen Banyumas Ini Sebar Foto Vulgar di Medsos, Tak Terima Diputus Sepihak

Pada akhir 2019, korban memutuskan hubungan dengan pelaku karena sering meminta foto vulgar melalui aplikasi perpesanan. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
POLRESTA BANYUMAS
AJ (25), pemuda warga Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas ini sedang diperiksa pihak kepolisian karena menyebarkan foto vulgar mantan kekasihnya di media sosial, Selasa (4/1/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - AJ (25), pemuda warga Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas ditangkap polisi karena menyebarkan foto vulgar mantan kekasihnya di media sosial (medsos). 

Mantan pacarnya berinisial DV (21). 

Baca juga: 654 Bidang Tanah Pemkab Banyumas Kini Punya Sertifkat, Masih Ada 1200 Bidang Belum Bersertifikat

Baca juga: BIN Jateng Gelar Vaksinasi Covid untuk Anak 6-11 Tahun di Banyumas, Sasar 1.211 Siswa SD

Baca juga: Detik-detik Rekonstruksi 3 Anggota TNI Buang Korban Kecelakaan di Sungai Serayu Banyumas

Baca juga: Hilang Sejak Minggu, Darti Ditemukan Tewas Selasa Pagi di Pintu Bendung Gerak Serayu Banyumas

"Tersangka menyebarkan foto vulgar karena tidak terima diputus secara sepihak." 

"Pelaku menyebarkan foto-foto vulgar mantan pacarnya di Facebook dan Whatsapp."

"Itu dilakukan pada periode Februari hingga April 2020," ujar Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (4/1/2022). 

Kompol Berry mengungkapkan, pelaku juga mengirimkan print out foto tersebut ke rumah korban. 

Diketahui pelaku dan korban menjalin cinta sejak 2017. 

Hingga pada akhir 2019, korban memutuskan hubungan dengan pelaku karena sering meminta foto vulgar melalui aplikasi perpesanan. 

"Pelaku meminta foto vulgar korban mulai awal 2019." 

"Korban kemudian memutuskan pelaku karena kesal dimintai foto terus," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved