Berita Purbalingga
Manfaatkan Halaman Rumah, Warga Kembangan Purbalingga Ramai-ramai Tanam Anggur
Warga Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, membudidayakan anggur.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Seorang petani anggur, Ronggo Selviano (27), warga Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, mengaku tertarik menanam anggur, berawal dari adanya lahan atau pekarangan kosong yang tidak terawat.
Memanfaatkan halaman rumah, Ronggo yang menanam anggur sejak Desember 2020 lalu, sudah mencoba membuahkan anggur yang ditanam.
Baca juga: Mayoritas Kasus Omicron di Indonesia Tak Bergejala, Dokter FKUI Ungkap Efektivitas Vaksinasi Covid
Baca juga: Pascakebakaran di RSUP Kariadi Semarang, Layanan Poli di Kasuari Dialihkan ke Paviliun Garuda
Baca juga: Viral, Aksi Balap Liar Terjadi di Exit Tol Pekalongan. Ditonton Seratusan Orang sambil Berkerumun
Baca juga: Biaya Rapid Test Antigen di Stasiun Daop 5 Purwokerto Turun Jadi Rp 35 Ribu, Berlaku Mulai 1 Januari
Ronggo mengatakan, ada 20 pohon anggur yang ditanam dengan 10 jenis atau varietas berbeda.
Menurutnya, untuk menanam anggur, harus disediakan media tanam terlebih dahulu, kurang lebih dua bulan.
Media tanam mengunakan sekam bakar, kotoran hewan, dan tanah, dengan perbandingan 1:1.
"Selain media tanam, kita juga harus rutin merawat tanaman anggur karena membutuhkan ketelatenan."
"Tanaman anggur kami memang belum memproduksi buah anggur dalam skala banyak namun baru untuk konsumsi keluarga dan tamu yang datang guna sharing seputar menanam anggur," katanya. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/warga-kembangan-purbalingga-mulai-budi-daya-anggur-di-halaman-rumah.jpg)