Berita Purbalingga
Manfaatkan Halaman Rumah, Warga Kembangan Purbalingga Ramai-ramai Tanam Anggur
Warga Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, membudidayakan anggur.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Warga Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, membudidayakan anggur.
Tak butuh lahan luas. Mereka memanfaatkan halaman rumah untuk mengembangkan tanaman buah tersebut.
Hal ini juga dilakukan warga di Kecamatan Bobotsari.
Budi daya anggur di Purbalingga dimotori perangkat desa hingga penyuluh pertanian.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Purbalingga Mukodam dalam talkshow di Pendopo Dipokusumo, Kamis (30/12/2021).
Mukodam pun mendorong Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di Purbalingga memanfaatkan lahan praktik di Balai Penyuluh Pertanian untuk membudidayakan tanaman anggur meskipun hanya beberapa batang.
Baca juga: Tahun Baru, Alun-alun Purbalingga Ditutup tapi Tempat Wisata Boleh Beroperasi
Baca juga: Polisi Purbalingga Tutup Sejumlah Ruas Jalan saat Malam Pergantian Tahun, Berikut Titik-titiknya
Baca juga: Lantik 160 Pejabat Fungsional, Bupati Purbalingga: Terus Tingkatkan Kinerja
Baca juga: Perangkat Desa Terbatas, Pemdes Karanganyar Purbalingga Bikin Aplikasi untuk Permudah Layani Warga
Menurutnya, penyuluh pertanian sudah memahami dan belajar budi daya anggur.
Karenanya, ketika ada masyarakat petani yang tertarik membudidayakan anggur penyuluh siap mendampingi.
Mukodam pun senang budi daya anggur mulai diminati masyarakat.
Tren ini, menurutnya, harus disambut meski budi daya anggur belum menjadi komoditas yang mendominasi lahan dan masih terbatas penanamannya.
"Adanya tren menanam anggur di lahan pekarangan menjadi sebuah peluang yang bagus bagi petani."
"Karena, tanaman anggur memiliki daya tarik sendiri, mempunyai nilai rekreatif, dan memiliki nilai edukatif bila dijadikan agrowisata," kata Mukodam.
Setelah uji coba budi daya anggur dilakukan beberapa BPP, ternyata, anggur dapat tumbuh baik di wilayah Purbalingga.
Hanya, proses penumbuhan sampai berbuah membutuhkan perawatan yang cukup rumit.
Mukodam mengatakan, butuh ketelatenan dalam penyiapan nutrisi, pengendalian hama secara seksama, pemangkasan ranting, hingga pemberian pupuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/warga-kembangan-purbalingga-mulai-budi-daya-anggur-di-halaman-rumah.jpg)