Breaking News:

Berita Nasional

Pemerintah Keluarkan Aturan Perjalanan Jarak Jauh Libur Nataru, Warga Harus Sudah Vaksin Lengkap

Pemerintah melarang warga yang belum menerima vaksin lengkap Covid-19 bepergian jarak jauh selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Editor: rika irawati
bknpk.com
Ilustrasi pesawat terbang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah melarang warga yang belum menerima vaksin lengkap Covid-19 bepergian jarak jauh selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Dilansir dari lembaran Inmendagri pada Jumat (10/12/2021), aturan ini mulai berlaku pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

Baca juga: Bukan PPKM Level 3, Polda Jateng Akan Terapkan PPKM Mikro saat Libur Nataru. Begini Aturannya

Baca juga: Berikut Langkah Preventif Pemprov Jateng Hadapi Libur Nataru, Ganjar: Kami Sudah Bagi Tugas

Baca juga: Tempat Wisata di Banyumas Boleh Buka saat Libur Nataru, Pengunjung Dibatasi 75 Persen

Kemudian, pada saat Inmendagri yang baru ini berlaku, Inmendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Dengan kata lain, Inmendagri terbaru ini menggantikan aturan PPKM Level 3 yang untuk Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia yang sebelumnya sudah dibatalkan pemerintah.

Dalam Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 diatur syarat perjalanan jarak jauh yang menggunakan alat transportasi umum.

Rinciannya adalah sebagai berikut:

Pertama, pelaku perjalanan sudah wajib dua kali vaksin dan melakukan rapid test antigen 1 x 24 jam.

Kedua, untuk orang yang belum divaksin dan orang yang tidak bisa divaksin dengan alasan medis, dilarang bepergian jarak jauh.

Ketiga, syarat perjalanan jarak jauh yang menggunakan alat transportasi umum, secara teknis akan diatur lebih lanjut oleh Satgas Penanganan Covid-19 Nasional.

Keempat, dalam hal ditemukan pelaku perjalanan sebagaimana dimaksud yang positif Covid-19 maka melakukan isolasi mandiri atau isolasi pada tempat yang telah disiapkan pemerintah untuk mencegah adanya penularan, dengan waktu isolasi sesuai prosedur kesehatan serta melakukan tracing dan karantina kontak erat.

Baca juga: 15 Bocah Korban Percabulan Guru Agama di Cilacap Alami Trauma, Polisi Beri Pendampingan

Baca juga: Polisi Amankan Siswi Perekam dan Penyebar Video Mesum Pelajar di Salatiga, Dijerat UU ITE

Baca juga: Cukup Pakai Aplikasi SIMPH, Warga Purbalingga Kini Bisa Pantau Harga Sembako di 3 Pasar

Baca juga: RS Mardi Rahayu Kudus Perluas Layanan Ambulans Gratis, Jemput Pasien hinga Luar Daerah

Selain mengatur syarat perjalanan, Inmendagri Nomor 65 juga memerintahkan kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Pemadam Kebakaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterlibatan aktif dalam:

  1. Mencegah dan mengatasi aktivitas publik yang dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat.
  2. Mencegah dan mengatasi aktivitas berkumpul/kerumunan massa di tempat fasilitas umum, fasilitas hiburan (pusat perbelanjaan dan restoran), tempat wisata, dan fasilitas ibadah, selama periode libur Natal dan Tahun Baru. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aturan Terbaru Natal-Tahun Baru, Pelaku Perjalanan Wajib Sudah Vaksin Lengkap dan Swab Antigen".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved