Berita Semarang Hari Ini

Tahun Depan Sudah Dianggarkan Rp 28 Miliar, Jawab Aduan Warga Terhadap Jalan Rusak di Kota Semarang

DPU Kota Semarang telah menganggarkan sekira Rp 28 miliar yakni swakelola aspal sebesar Rp 15 miliar untuk menambel dan melapisi jalan rusak.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Kondisi Jalan Pandanaran Kota Semarang yang tidak rata, Rabu (8/12/2021). Beberapa ruas jalan protokol di Semarang mengalami kondisi jalan tidak rata. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Jalan rusak menjadi topik aduan terbesar dalam Lapor Hendi selama periode November 2021.

Dari 391 laporan, 100 hingga 125 laporan merupakan keluhan jalan rusak. 

Dalam rangka perbaikan jalan rusak, DPU Kota Semarang telah menganggarkan perbaikan jalan pada 2022. 

Baca juga: Tubuh Sang Sopir Sempat Terjepit Bodi Truk, Melaju Tak Terkendali di Turunan Silayur Semarang

Baca juga: Kawasan Sriwijaya Digadang Jadi Simpanglima Kedua Kota Semarang, Penataan Mulai Dilakukan

Baca juga: Polda Jateng Turun Tangan, Bantu Cari Pemuda Demak yang Diculik saat Berangkat Kerja ke Semarang

Baca juga: Hilang Terseret Banjir Lahar Dingin Merapi, Warga Bergas Semarang Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir

Kepala DPU Kota Semarang, Sih Rianung memaparkan, telah menganggarkan sekira Rp 28 miliar yakni swakelola aspal sebesar Rp 15 miliar untuk menambel dan melapisi jalan rusak serta betonisasi Rp 13 miliar. 

"Saat kami mendapat laporan jalan rusak di portal mana saja, kami menggerakkan teman-teman untuk segera memperbaiki."

"Kami ingin pengendara bisa melintas aman," papar Rianung kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (9/12/2021). 

Menurutnya, penanganan jalan rusak bisa masuk penanganan sementara menggunakan dana swakelola tersebut.

Ke depan, jalan yang mengalami kerusakan berat atau perlu penanganan lebih lanjut, misalnya amblas, akan disempurnakan. 

Kondisi jalan yang sudah dipenuhi banyak tambalan akan menjadi agenda DPU untuk perbaikan. 

"Kadang, jalan tidak bermasalah, karena terkena hujan, kemudian rusak."

"Sampaikan saja ke kami agar dilakukan penanganan jangka pendek," jelasnya. 

Terkait kerusakan jalan di sejumlah ruas jalan protokol yang sedang dilakukan pembangunan utilitas ducting, pihaknya akan berkomunikasi dengan pelaksana proyek agar bisa segera dilakukan perbaikan.

Pembangunan utilitas ducting tahap pertama ini, ada di sembilan ruas jalan.

Sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya, DPU akan meminta pelaksana proyek untuk merapikan sembilan ruas jalan tersebut. (*)

Baca juga: Cerita Kakak Beradik Asal Temanggung Curi Motor di Kendal, Diky Cuma Butuh Waktu 15 Detik

Baca juga: Suami Istri di Brebes Gadaikan 13 Mobil Rental, Beralasan Sewa Mobil untuk Pergi ke Jakarta

Baca juga: Cetak KTP dan KK di Kecamatan Margadana Kota Tegal Kini Bisa Mandiri, Cukup Datang ke Mesin ADM

Baca juga: Rambutan Jadi Sirup dan Selai, Begini Cara Warga Pemalang Pamer Produk ke Wagub Jateng

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved