Berita Jateng
Menonton Langsung Aksi Teatrikal Pertempuran Lima Hari di Tugu Muda Semarang
Area sekitar Tugu Muda Semarang disesaki warga yang menyaksikan Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Area sekitar Tugu Muda Semarang disesaki warga yang menyaksikan Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang (PPLHS), Selasa (14/10/2025) malam.
Suasana semarak terasa sejak sore hari, saat warga mulai berdatangan di area trotoar Lawang Sewu. Beberapa bahkan tampak datang berkelompok duduk sambil menunggu pentas dimulai.
Di antara penonton tersebut, Joshua (25) mengaku datang bersepuluh bersama rekan-rekan kampusnya.
Mahasiswa Universitas Semarang (USM) tersebut bahkan menunggu sejak pukul 17.00 WIB agar bisa menyaksikan sejak awal.
"Yang ditunggu pastinya dramanya (teatrikal), karena ini menyangkut Pertempuran 5 Hari Semarang, salah satu sejarah di Kota Semarang," kata Joshua ditemui Tribun Jateng.
Joshua mengatakan, sangat bersemangat menyaksikan pentas PPLHS. Ia yang merupakan warga Yogyakarta tersebut mengaku ini merupakan kali kedua dirinya menyaksikan PPLHS.
"Tentunya sangat excited 'bersemangat'. Saya sudah sempat menyaksikan tahun lalu," akunya.
Ia menilai nilai-nilai perjuangan yang ditampilkan dalam peringatan ini sangat relevan untuk generasi muda.
"(Yang ingin ditiru) Tentunya semangat juang yang sangat tinggi, pantang menyerah, dan optimis," ungkapnya mantap.
Rekan lainnya, Brian Arga (20) mengatakan ini adalah pengalaman pertamanya menyaksikan peringatan tersebut.
"Saya lebih ingin tahu karena belum pernah nonton sebelumnya, dan ingin tahu alur ceritanya dari awal sampai akhir. Paling menarik menurut saya bagian teaternya," katanya.
Tak hanya warga lokal, pengunjung dari luar daerah pun turut meramaikan peringatan ini.
Meiwinda SA (26), warga asal Palembang yang sudah dua tahun bekerja di Jawa dan setahun berdomisili di Semarang, mengaku ini adalah kali pertamanya menyaksikan peringatan Pertempuran Lima Hari.
Ia mengaku terkesan dengan suasana yang meriah dan keberagaman aktivitas yang disuguhkan.
"Ini pertama kali nonton. Ternyata seru juga, banyak tenant makanan segala macam. Saya excited sih sebagai orang Sumatera, ternyata di Semarang seramai itu. Ternyata kalcernya 'culture'-nya hidup," kata dia.
Ia menilai acara ini tak hanya memberikan hiburan, tetapi juga sarat edukasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/Pertempuran-5-hari-semarangg.jpg)