Berita Jateng

Polda Jateng Turun Tangan, Bantu Cari Pemuda Demak yang Diculik saat Berangkat Kerja ke Semarang

Polda Jawa Tengah turun tangan membantu Polrestabes Semarang dan Polres Demak mengungkap kasus penculikan pegawai cleaning service tempat karaoke.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi penculikan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Polda Jawa Tengah turun tangan membantu Polrestabes Semarang dan Polres Demak mengungkap kasus penculikan pegawai cleaning service tempat karaoke.

Pegawai tersebut diketahui bernama Pegawai tersebut bernama Bagus Pujianto (20).

Keluarga melaporkan, Bagus tak pulang ke rumah dan tak bisa dihubungi sejak 17 November 2021 lalu.

Mereka juga sempat dihubungi penculik yang meminta uang tebusan Rp 1,5 juta.

Kabid Humas Polda Jateng M Iqbal Alqudusy menuturkan, keluarga Bagus telah melayangkan laporan di Polsek Mranggen, Demak.

Sehari-hari, Bagus bekerja sebagai petugas kebersihan di tempat karaoke di Jalan Gajahmada, Kota Semarang.

"Jadi, Polres Demak akan berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang," ujar Iqbal, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Pemuda di Demak Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 1,5 Juta

Baca juga: Mulai Disidangkan, Kakek Bacok Terduga Maling Ikan di Demak Dituntut 2 Tahun Penjara

Baca juga: Ganjar Cek Proyek Tol Semarang-Demak, Seksi I Dijanjikan Selesai 28 Oktober 2022

Baca juga: Warga Tolak Penetapan Tanah Musnah Lahan Tambak Terdampak Tol Semarang-Demak

Menurutnya, polisi telah menindaklanjuti laporan tersebut lewat penerbitan daftar orang hilang.

" Polda Jateng juga membantu dalam penanganan kasus tersebut. Saat ini dalam tahap asistensi," tuturnya.

Iqbal menerangkan, informasi yang didapat, Bagus meninggal rumah pada 17 November 2021 pukul 12.00.

Bagus berangkat kerja ke tempat karaoke di jalan Gajahmada.

"Namun, hingga sekarang, belum pulang. Pihak keluarga juga sudah mencari di rumah temannya dan tempat kerja."
"Ternyata, Bagus sudah tidak berangkat kerja sejak 17 November 2021 lalu," jelas dia.

Ia mengatakan, Polri tidak tinggal diam terkait laporan tersebut. Polri tetap menindaklanjuti setiap laporan yang masuk.

"Setiap laporan tetap ditindaklanjuti. Pastinya, Polda akan turun tangan dalam mengungkap perkara itu," ujarnya. (*)

Baca juga: Tempat Wisata di Banyumas Boleh Buka saat Libur Nataru, Pengunjung Dibatasi 75 Persen

Baca juga: 5 Berita Populer: Camat dari Karanganyar Ngamar di Banjarnegara-Truk Tabrak Mobil di Banyumas

Baca juga: Belum Pernah Kalah! Persebi Boyolali Melenggang ke Final Liga 3 Zona Jateng, Tantang Persipa Pati

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 9 Desember 2021: Rp 970.000 Per Gram

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved