Berita Kudus

ASN Kudus Dilarang Cuti dan Keluar Kota saat Libur Nataru meski PPKM Level 3 Batal, Ini Penyebabnya

Pemkab Kudus melarang aparatur sipil negara (ASN) di wilayah tersebut mengambil cuti saat libur Natal dan Tahun Baru.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
ILUSTRASI. Pegawai negeri sipil (PNS) mengikuti apel di Lapangan Irti, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2012). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melarang aparatur sipil negara (ASN) di wilayah tersebut mengambil cuti saat libur Natal dan Tahun Baru meski pemerintah pusat telah membatalkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

ASN di Kudus tidak boleh mengambil cuti atau bahkan ke luar kota tanggal 20 Desember 2021 hingga awal Januari 2022.

Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Kudus, Agus Budi Satrio mengatakan, kebijakan ini merupakan bentuk kewaspadaan berikut antisipasi penyebaran Covid-19.

"Tetap kami waspadai. Untuk ASN, disampaikan Pak Sekda, (ASN) tetap (diminta) membatasi diri selama informasi kemarin. Sejak tanggal 20 (Desember 2021) tidak boleh ke luar kota dan ini belum ada kebijakan lain."

"Cuti sejak tanggal 20 (Desember 2021) juga tidak boleh," kata Agus, Rabu (8/12/2021).

Baca juga: Akhir Tahun Capai 80 Persen, Target Vaksinasi di Kudus, Dinkes: Kurang 7 Persen Lagi

Baca juga: Gerebek Rumah Produksi Miras di Kaliwungu Kudus, Polisi Temukan 108 Botol Arak Siap Edar

Baca juga: Tahun Depan Pemkab Kudus Hadirkan Omah UMKM, Ini Maksud Tujuan Bupati Hartopo

Baca juga: Begini Cara Kabupaten Kudus Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Utamanya Varian Baru Bernama Omicron

Menurut Agus, informasi pembatalan rencana pemberlakuan PPKM level 3 untuk seluruh wilayah di Tanah Air, sampai hari ini, baru diketahui dari pemberitaan media.

Secara resmi, perihal kebijakan apa yang dilakukan pemerintah pusat untuk akhir tahun, belum sampai ke pemerintah daerah.

"Kalau memang betul tidak diberlakukan (PPKM level 3), apa yang harus kami lakukan, kami belum ada arahan," kata dia.

Agus mengatakan, saat ini, Kudus menduduki level 2 dalam PPKM.

Pemberlakuan tersebut berdasarkan pada instruksi bupati akan berlangsung sampai pada 13 Desember 2021.

Sampai saat ini, kata dia, pihak pemerintah daerah masih gencar melakukan vaksinasi.

"Semoga, dengan vaksin yang kita geber bisa mendukung landainya (level PPKM)," kata dia.

Agus mengatakan, pihaknya senantiasa waspada atas bayang-bayang lonjakan kasus aktif Covid-19.

Namun, kata dia, pihaknya percaya bahwa dalam keterangan secara medis, vaksinasi mampu menekan penyebaran kasus Covid-19. (*)

Baca juga: Bupati Banyumas Batalkan Rencana Karantina Pemudik saat Libur Nataru, Penyekatan Juga Tak Ada

Baca juga: Hilang Terseret Banjir Lahar Dingin Merapi, Warga Bergas Semarang Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir

Baca juga: Omicron Merebak di Eropa, Timnas Indonesia Pilih Absen di BWF World Championship 2021 Spanyol

Baca juga: Tepergok Ngamar dengan Anak Buah di Banjarnegara, Camat Asal Karanganyar Mengaku sedang Sakit

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved