Berita Karanganyar
Geram Jalan Perbatasan Jadi Tempat Mangkal PSK, Warga Colomadu Karanganyar Pasang Baliho Penolakan
Warga di Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, dan Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, resah.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Warga di Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, dan Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, resah.
Pasalnya, tiga bulan terakhir, sering terlihat pekerja seks komersial (PSK) mangkal di jalan perbatasan dua wilayah kabupaten tersebut.
Mereka kemudian memasang baliho berisi tulisan penolakan praktik prostitusi di sejumlah titik tepi jalan tersebut.
Harapannya, tak ada lagi PSK yang berani mangkal dan beroperasi.
Kadus Wirogunan Nuari Tri Baskoro menyampaikan, pemasangan baliho berbahan MMT tersebut merupakan inisiatif dari warga, setelah sebelumnya, berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.
"Karena dirasa meresahkan, warga berinisiatif memasang MMT di jalan perbatasan kabupaten (Karanganyar-Sukoharjo)," katanya saat dihubungi, Rabu (1/12/2021).
Baca juga: Parmin Ditemukan Tewas di Colomadu Karanganyar, Ada Luka Tusuk dan Bekas Darah Diseka di Lantai
Baca juga: Tol Solo-Ngawi Tersambung Tol Solo-Yogya, Exit Tol Colomadu Bakal Ditutup Permanen
Baca juga: Alasan DA Gadaikan Mobil Sewaan Milik Warga Jaten Karanganyar: Buat Buka Usaha Rental
Baca juga: Bus PO Putra Jaya Tabrak Tebing di Tawangmangu Karanganyar, Bawa Rombongan dari Semarang
Baliho tersebut dipasang Selasa (30/11/2021) malam.
Ada 10 baliho yang telah dibuat warga dan dipasang secara bertahap di pinggir jalan, lokasi rawan tindakan prostitusi, dan dekat warung.
"Adanya PSK mangkal itu sekitar tiga bulan lebih. Pemasangan rencanannya dua hari selesai," ucapnya.
Kades Bolon Mulyono mengatakan, warga Desa Bolon telah menyampaikan kegiatan pemasangan baliho tersebut ke pemerintah desa.
Pihak desa menyarankan agar selama proses pemasangan baliho tidak menggangu arus lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar.
"Pihak desa sudah berkoordinasi dengan Satpol PP dan Polsek untuk upaya preventif," terangnya.
Operasi Satpol PP Sering Bocor
Sementara itu, Kasi Penegakan Perda Satpol PP Karanganyar Agung Prasetyo mengungkapkan, pihaknya sebenarnya sering melakukan operasi di wilayah tersebut tapi kerap bocor.
Informasi yang diterima pihak Satpol PP, PSK yang mangkal di wilayah tersebut merupakan pindahan dari luar Kabupaten Karanganyar.