Breaking News:

Berita Banyumas

Razia Warung di Ruko Jalan Pramuka Banyumas, Polisi Temukan Puluhan Botol Anggur hingga Congyang

Puluhan botol minuman keras (miras) berbagai merek berhasil disita personel Polsek Banyumas, Senin (29/11/2021) malam.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRESTA BANYUMAS
Anggota Polsek Banyumas menunjukkan puluhan botol miras yang diamankan dalam razia di sebuah ruko di Jalan Jalan Pramuka, Desa Sudagaran, Banyumas, Senin (29/11/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Puluhan botol minuman keras (miras) berbagai merek berhasil disita personel Polsek Banyumas, Senin (29/11/2021) malam.

Puluhan botol miras itu disita dari ruko di Jalan Pramuka, Desa Sudagaran, Banyumas.

Kapolsek Banyumas AKP Sudiono mengatakan, razia ini bagian dari cipta kondisi menjelang Operasi Lilin Candi 2021.

"Kegiatan razia miras tersebut dimulai sejak pukul 20.15 WIB hingga selesai, dengan hasil puluhan botol miras dengan berbagai merek," kata Sudiono, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Jelang Pilkades Serentak di Banyumas, Polisi Temukan Warga Sebar Garam dan Rusak APK

Baca juga: Suka Tenis Meja? Buruan Daftar Kejurkab PTMSI Banyumas, Digelar 11-12 Desember 2021

Baca juga: Rumah Rasem di Kotayasa Banyumas Rata dengan Tanah, Terbakar saat Pemilik Mengikat Sayur

Baca juga: Hujan Pengaruhi Pembuatan Drainase di Jalan Sunan Ampel Banyumas, Pelaksana Pilih Gunakan U Ditch

Menurut Kapolsek, barang tersebut disita dari seorang pemilik warung berinisial RY (25), warga Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang.

Di antaranya, enam botol anggur kolesom, enam botol anggur putih, 15 botol anggur merah, satu botol kecil anggur merah, sembilan botol kawa kawa, dan dua botol drum Wisky.

Juga, satu botol isian besar 700 ml, dua botol isian kecil 500 ml, tiga botol isian kecil 250 ml, tiga botol anggur ketan hitam, satu botol besar Capatain Morgan, satu botol kecil Capatain Morgan, dua botol Congyang, dan 1 botol arak.

Menurut Sudiono, selain menyita miras, pihaknya juga membina pedagang juga dibina agar jera menjual miras.

"Penjualan miras ini mengganggu ketertiban di lingkungan tempat tinggalnya. Kami berikan pembinaan dan tipiring (tindak pidana ringan) sesuai perda agar mendapat efek jera," katanya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Ada Hadiah Undian, Warga Kejobong Purbalingga Antusias Ikut Vaksinasi Covid di Balai Desa Timang

Baca juga: Cerita Anggota Polres Kebumen Ipda Axel Kuliah Magister di Inggris: Diajak Dosen Diskusi Kasus

Baca juga: Mulai Disidangkan, Kakek Bacok Terduga Maling Ikan di Demak Dituntut 2 Tahun Penjara

Baca juga: Kemenag Matangkan Rencana Umrah, Ada Skenario Keberangkatan Dipusatkan dari Bandara Soekarno Hatta

Sumber: Tribun banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved