Breaking News:

Berita Narkotika

Dua Perempuan Pengedar Sabu Ditangkap, Ngontrak di Jaten Karanganyar, Pelaku: Beli Via Website

Polisi menyita sejumlah barang bukti seperti sabu seberat 1,13 gram, dua handphone, timbangan digital, lakban hitam, pipet kaca, dan plastik kecil. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito meminta keterangan kepada EJ, perempuan yang diduga pengedar sabu saat konferensi pers di Kantor Satreskrim Polres Karanganyar, Senin (29/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Jajaran Satnarkoba Polres Karanganyar menangkap dua perempuan yang diduga sebagai pengedar sabu di rumah kontrakan Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar pada Senin (8/11/2021) pukul 19.30. 

Dari kedua pelaku berinisial EJ (30) dan temannya, DS (25), polisi menyita sejumlah barang bukti seperti sabu seberat 1,13 gram, dua handphone, timbangan digital, lakban hitam, pipet kaca, dan plastik kecil. 

Baca juga: Hasil Autopsi Kematian Parmin, Ada Enam Luka Tusuk di Bagian Perut Warga Colomadu Karanganyar Ini

Baca juga: Bus PO Putra Jaya Tabrak Tebing di Tawangmangu Karanganyar, Bawa Rombongan dari Semarang

Baca juga: Benarkah Libur Semester Siswa SD dan SMP Bakal Ditiadakan? Disdikbud Karanganyar: Belum Diputuskan

Baca juga: Tak Kendor Meski Gagal Lanjut di Liga 3 Jateng, Persika Karanganyar Kalahkan PSIR Rembang, Skor 1-0

Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito menyampaikan, semula Unit Satnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat terkait peredaran narkoba.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi lantas melakukan penyelidikan dan penggeledahan di rumah kontrakan milik EJ. 

"Tersangka I dan II membeli barang itu dari seseorang yang berada di wilayah Surakarta."

"Kemudian paket itu dipecah lagi untuk dijual ke orang lain," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (29/11/2021).

Saat ini polisi masih melakukan pengembangan untuk menangkap orang yang menjual sabu kepada tersangka.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 1 subsider 112 ayat 1 junto Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun. 

Pelaku, EJ mengatakan, membeli sabu itu lewat website.

Satu gram sabu dibeli dengan harga Rp 1,050 juta.

Dia menceritakan awalnya membeli sabu hanya untuk konsumsi sendiri.

Akan tetapi apabila ada orang yang membutuhkan, lanjutnya, setengah gram sabu dijual dengan harga Rp 650 ribu. 

"Sudah dua bulan (konsumsi sabu)."

"Tahu barang itu dari mantan suami."

"Pakai sabu buat kerja di karaoke," ungkapnya. (*)

Baca juga: Cerita Kakak Beradik Asal Temanggung Curi Motor di Kendal, Diky Cuma Butuh Waktu 15 Detik

Baca juga: Suami Istri di Brebes Gadaikan 13 Mobil Rental, Beralasan Sewa Mobil untuk Pergi ke Jakarta

Baca juga: Jangan Lewatkan! Family Sunday Movie Digelar Daring, Tampilkan Film Krenteg Karya Sineas Tegal

Baca juga: Vaksinasi Pelajar di Kendal Sudah Tembus 90,6 Persen, Dinkes: Stok Vaksin Masih Aman

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved