Breaking News:

Berita Tegal

Jangan Lewatkan! Family Sunday Movie Digelar Daring, Tampilkan Film Krenteg Karya Sineas Tegal

Film berjudul Krenteg, karya sineas Tegal, bakal menjadi pembuka Family Sunday Movie (FSM) yang digelar Kemenparekraf, Senin (29/11/2021).

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
ISTIMEWA
Poster film Krenteg karya sineas Tegal dari Komunitas Desa Sinema Kepunduhan. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Film berjudul Krenteg, karya sineas Tegal, bakal menjadi pembuka Family Sunday Movie (FSM) yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Senin (29/11/2021).

Festival ini merupakan ajang bagi sineas lokal memublikasikan karya film pendek atau film dokumenter mereka.

rencananya, festival ini digelar secara daring pukul 09.00-11.30 WIB.

Sementara, film Krenteg merupakan film produksi Desa Sinema Kepunduhan yang memenangi banyak penghargaan di Festival Film Tegal 2019.

Marjo Klengkam Sulam, sebagai sutradara film Krenteg, juga akan hadir dalam diskusi bersama Menteri Parekraf Sandiaga Uno, membahas perkembangan komunitas film di Indonesia, khususnya di Tegal.

"Banyak hal yang akan saya sampaikan, antara lain memohon kepada pemerintah pusat dan daerah untuk mengapresiasi serta menyelenggarakan banyak kegiatan bagi para sineas."

"Sehingga, mereka bisa berkarya lebih giat lagi dalam membuat film yang berkualitas, menginspirasi, mengedukasi, sekaligus menghibur masyarakat," ungkap Marjo, dalam rilis yang diterima, Minggu (28/11/2021).

Baca juga: Kehidupan Pesisir Kota Pekalongan Terpotret di Film Alang Alang, Diputar di Layar Lebar Awal 2022

Baca juga: Sambut Hari Ayah, Sineas Kota Semarang Produksi Film Tiga Babak Bapak. Cerita 3 Bapak Hadapi Masalah

Baca juga: Pengemasan The Mentors Bikin Ganjar Terkesan, Film Dokumenter Menyoal Nasib Eks Napiter

Baca juga: BNNK Banyumas Bikin Film Pendek, Sudah Bisa Ditonton di Youtube, Judulnya Kulika di Balik Kandang

Marjo menceritakan, film Krenteg diproduksi warga Desa Kepunduhan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Desa Sinema Kepunduhan merupakan komunitas yang menjadi wadah penggarapan film yang beroperasi sejak tahun 2013.

Komunitas tersebut memiliki anggota dari berbagai latar belakang, di antaranya pelajar, mahasiswa, petani, pedagang, buruh, pegawai negeri (ASN), fotografer, juga guru.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved