Penanganan Corona
Vaksinasi Pelajar di Kendal Sudah Tembus 90,6 Persen, Dinkes: Stok Vaksin Masih Aman
Capaian vaksinasi di lingkungan pendidikan diyakini Disdikbud Kabupaten Kendal dapat meminimalisir terjadinya potensi penyebaran Covid-19.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Percepatan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Kabupaten Kendal mencapai 90,6 persen dari target 35.876 pelajar usia 12 tahun ke atas.
Capaian ini mendorong terciptanya herd immunity di lingkungan sekolah saat menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Di lain sisi, capaian vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan Kendal cukup menggembirakan.
Baca juga: 5 Lahan Bekas Galian C di Kendal Bakal Direboisasi, DLH Targetkan Rampung 2021
Baca juga: Seribuan Rumah di 9 Kelurahan di Kendal Terendam Air, Warga Minta Solusi agar Banjir Tak Terulang
Baca juga: Raperda APBD TA 2022 Telah Disetujui, Bupati Dico: Fokus Kami Kendal Recovery
Baca juga: Omzet Penjualan Serbuk Rempah Warga Kendal Tembus Rp 23 Juta Per Bulan, Ini Kuncinya
Dari total sasaran 10.734 orang, kini sudah tervaksin 84,6 persen.
Tersisa 15,4 persen, atau sekira 1.500 orang.
Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi menerangkan, capaian vaksinasi di lingkungan pendidikan ini dapat meminimalisir terjadinya potensi penyebaran Covid-19.
Dia berharap, sisa target pelajar dan tenaga pendidik yang belum divaksin bisa segera dituntaskan untuk menatap pendidikan yang lebih aman.
"Kendala yang belum vaksin rata-rata karena belum bisa vaksin, misal penyintas Covid-19 atau punya komorbid."
"Sisanya belum mau dan belum terjadwal."
"Kami terus dorong bagi yang belum agar berkomunikasi dengan tenaga kesehatan setempat."
"Supaya dicarikan solusinya," terang Wahyu kepada Tribunbanyumas.com, Senin (29/11/2021).
Plt Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Budi Mulyono menerangkan, stok vaksin saat ini masih aman untuk digunakan untuk percepatan vaksinasi.
Pihaknya juga mendorong petugas Puskesmas agar menuntaskan sekolah-sekolah mana yang belum 100 persen vaksinasi.
"Vaksinasi terus berjalan."
"Sasarannya mulai dari lansia, pelajar, guru, dan masyarakat umum."