Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Ambil Motor di Kantor Satlantas Polres Karanganyar, Pelanggar Hancurkan Knalpot Brong Gunakan Palu

Penindakan pelanggaran lalu lintas berupa knalpot brong menjadi satu fokus selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2021.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
SATLANTAS POLRES KARANGANYAR
Pemilik sepeda motor merusak knalpot brong miliknya saat hendak mengambil kendaraan di Kantor Satlantas Polres Karanganyar, Jumat (19/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Pemilik sepeda motor yang terjaring operasi terpaksa harus menghancurkan sendiri knalpot brong miliknya menggunakan palu.

Itu dilakukan saat hendak mengambil kendaraan di Kantor Satlantas Polres Karanganyar

Berdasarkan informasi, pemilik kendaraan yang mendatangi Kantor Satlantas Polres Karanganyar tersebut merupakan pelanggar lalu lintas yang terjaring operasi knalpot brong di kawasan wisata pada akhir pekan lalu. 

Baca juga: Apindo Usul UMK Karanganyar Tahun Depan Rp 2.064.313, Serikat Buruh Minta Rp 2.090.191

Baca juga: Pengemudi Mobil Boks Menyerahkan Diri, Sempat Kabur Seusai Kecelakaan di Karangpandan Karanganyar

Baca juga: Semua Spanduk Iklan Rokok Dicopoti di Karanganyar, Bupati: Tegakkan Perda Nomor 11 Tahun 2019

Baca juga: Pegawai DPMPTSP Karanganyar Slup-slupan Kantor Baru, Kirab Jalan Kaki Sejauh 2 Kilometer

Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko menyampaikan, penindakan pelanggaran lalu lintas berupa knalpot brong menjadi satu fokus Operasi Zebra Candi 2021.

Selain memberikan sosialisasi terkait keselamatan berlalu lintas dan penanganan Covid-19. 

"Satu bulan terakhir ini sudah ada 455 pelanggaran knalpot brong."

"Terlihat beberapa pemilik datang ke kantor mengganti knalpot brong sesuai standar dan kelengkapan berkendara seperti spion dan lainnya."

"Secara sukarela pengendara yang knalpotnya tidak sesuai standar merusak sendiri knalpotnya," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (19/11/2021). 

Dia menuturkan, jajaran Satlantas Polres Karanganyar akan terus melakukan operasi knalpot brong lantaran sering mendapatkan laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan suara knalpot yang tidak sesuai standar tersebut.

Anggota akan rutin melakukan operasi di kawasan wisata terutama saat akhir pekan. (*)

Baca juga: Pengelola Wisata Kebumen Tanggapi Kebijakan PPKM Level 3, Adman: Tidak Ditutup Saja Sudah Sepi

Baca juga: Bupati Cilacap Larang Warga Gelar Pesta selama Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Gugah Antusias Warga Ikuti Vaksinasi, Restoran di Purwokerto Banyumas Ini Sediakan Makan Gratis

Baca juga: Kasus Mafia Tanah Kembali Ramai, Begini Pandangan Guru Besar Fakultas Hukum Unsoed Purwokerto

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved