Berita Jawa Tengah

Ganjar Minta Pemda Prioritaskan Tempat Pengungsian, Hadapi Banjir Rob di Pekalongan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Pemda Kota Pekalongan agar segera menyiapkan tempat pengungsian.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta Pemkot Pekalongan serta pemangku kebencanaan agar segera menyiapkan tempat pengungsian.

Ganjar menegaskan agar penanganan diprioritaskan pada manusianya.

“Pokoknya yang saya sudah sampaikan kepada kawan-kawan kepala daerah, tangani dahulu orangnya,” kata Ganjar, Selasa (16/11/2021).

Baca juga: Capaian Vaksinasi Lansia Rendah, Gubernur Ganjar Beri Warning 10 Kabupaten. Diberi Waktu 2 Hari

Baca juga: Gubernur Ganjar Tanggapi Video Viral Bupati Banyumas Soal OTT KPK: Pencegahan Dimulai Diri Sendiri

Baca juga: Dari Foto Adu Bathuk, Ganjar Belajar Cara Meladeni Rakyat dari FX Hadi Rudyatmo, Begini Ceritanya

Baca juga: Soal Kenaikan UMK 2022, Ini Kata Gubernur Ganjar Pranowo Usai Dialog dengan Perwakilan Buruh

Penyiapan tempat pengungsian penting, lanjut Ganjar, sebab masih harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Siapkan tempat pengungsian, awas protokol kesehatannya, karena ini trennya akan terus meningkat,” ujar Ganjar.

Terkait penanggulangan, Ganjar menjelaskan jika pekerjaan fisik antisipasi banjir rob terus dikerjakan dengan membuat tanggul.

Kota Pekalongan, kata Ganjar, memang perlu penanganan khusus terkait robnya.

“Kalau pekerjaan fisiknya sebenarnya kita sudah on going ya sudah jalan terus ya, memang Pekalongan ini treatment-nya harus khusus, maka tanggul itu untuk sementara kita lakukan,” ujarnya.

Sembari meneruskan pekerjaan fisik, lanjut Ganjar, hari ini semua mesti siaga.

Apalagi curah hujan diprediksi terus meningkat hingga akhir tahun.

Pihak terkait juga harus rajin sosialisasi ke warga.

“Kita mencoba untuk menyelesaikan lebih komprehensif, maka hari ini kita minta semuanya siaga karena curah hujan makin tinggi."

"Siapkan tempat-tempat pengungsian, dapur-dapur umum, logistik, orang dan berikan sosialisasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Kesiagaan dan sosialisasi tidak bisa disepelekan.

Meski curah hujan tinggi akan terus berkangsung hingga Desember 2021, Ganjar berharap tidak ada kejadian luar biasa.

“Nggak bisa nggak karena kita akan menghadapi situasi sampai dengan Desember ini kemungkinan tidak bahaya."

"Kita berdoa saja mudah-mudahan membaik tapi kita mesti siaga soal itu,” ujarnya.

Terkait bantuan dari Pemprov Jateng untuk Kota Pekalongan, Ganjar menyebut belum diberikan.

Ganjar mengatakan, apabila dari pemerintah setempat masih bisa menangani maka Pemprov Jateng sifatnya membackup dan siaga panggilan.

“(Kirim bantuan atau tim) nggak, belum."

"Karena ketika kabupaten-kota masih sanggup, kita nggak perlu membantu."

"Tapi kita selalu membackup dari kebutuhan-kebutuhan dan on call semua, karena BPBD itu berjejaring dan menurut saya bagus kok mereka,” tandasnya.

Sebagai informasi Banjir rob rendam permukiman warga di Kota Pekalongan, Senin (15/11/2021).

Sejumlah warga terpaksa mengungsi karena air mulai masuk ke dalam rumah. (*)

Baca juga: Pengemudi Mobil Boks Menyerahkan Diri, Sempat Kabur Seusai Kecelakaan di Karangpandan Karanganyar

Baca juga: Daripada Penasaran Silakan Cicipi Langsung, Gurihnya Nasi Gablok di Desa Berjo Karanganyar

Baca juga: Polres Kebumen Bagikan Sembako ke Tukang Becak: Mereka Masih Kesulitan Dapat Penumpang

Baca juga: Puji Perkembangan Kebumen, Andy F Noya: Kotanya Lebih Rapi, Ekonomi Sudah Tumbuh Pesat

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved