Berita Kuliner Hari Ini
Daripada Penasaran Silakan Cicipi Langsung, Gurihnya Nasi Gablok di Desa Berjo Karanganyar
Kadiyem biasanya menjajakan nasi gurih bernama nasi gablok secara keliling kampung seputaran wilayah Desa Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Apabila berkunjung ke kawasan wisata Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar sempatkanlah mencicipi nasi gablok.
Itu adalah kuliner lokal yang memiliki cita rasa gurih.
Warga setempat, Kadiyem (33) menjual kuliner tradisional tersebut di stand yang disediakan panitia dalam Festival Desa Budaya di Telaga Madirda, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar pada Sabtu (13/11/2021).
Baca juga: Polisi Masih Cari Pengemudi Mobil Pikap, Kabur Seusai Tabrak Hindy di Karangpandan Karanganyar
Baca juga: Persika Karanganyar Lolos 10 Besar Liga 3 Zona Jateng, Bupati Juliyatmono: Disyukuri dan Dinikmati
Baca juga: Persika Lolos 10 Besar Liga 3 Zona Jateng, Benny Andriyawan: Hadiah Buat HUT ke 104 Karanganyar
Baca juga: Gondangrejo Karanganyar Jadi Lokasi Survei Kebumian, Dilaksanakan Mulai Desember 2021
Kadiyem biasanya menjajakan nasi gurih tersebut keliling kampung seputaran wilayah Desa Berjo.
Dia menceritakan, dulunya nasi gablok banyak dijual di pasar.
Dia telah berjualan keliling jalan kaki dari satu rumah warga ke rumah warga lainnya sejak 2015.
"Dulu itu banyaknya dijual di pasar."
"Saya bingung mau usaha apa."
"Akhirnya nasi gablok saja," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (13/11/2021).
Dia menyampaikan, proses pembuatan nasi gablok ini cukup mudah.
Beras yang sudah dicuci bersih kemudian dimasak setengah matang.
Selanjutnya, beras dimasukkan ke dalam rebusan santan yang telah diberi bumbu berupa garam dan daun salam.

"Nasi itu kemudian dibungkus daun pisang lalu dikukus," ucapnya.
Biasanya nasi gurih tersebut lebih enak apabila disantap dengan pelengkap botok bungkus dan bakmi.
"Per bungkus nasi gurih, botok, dan bakmi dijual Rp 2.000," terangnya.