Berita Jawa Tengah

Gondangrejo Karanganyar Jadi Lokasi Survei Kebumian, Dilaksanakan Mulai Desember 2021

Mobil vibroseis akan melintas di sepanjang jalan wilayah Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar untuk survei kebumian.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menandatangani berita acara sosialisasi survei kebumian 2D vibroseis sub-vulkanik Jawa di Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (12/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar akan menjadi lokasi atau titik survei kebumian 2D vibroseis sub-vulkanik Jawa. 

Berdasarkan informasi, pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM melakukan breakthrough untuk memperoleh data bawah permukaan dengan menunjuk Pertamina sebagai pelaksana.

Survei dilakukan di beberapa wilayah di Pulau Jawa seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. 

Baca juga: Persika Lolos 10 Besar Liga 3 Zona Jateng, Benny Andriyawan: Hadiah Buat HUT ke 104 Karanganyar

Baca juga: Operasi Zebra Candi Dilaksanakan 14 Hari, Polres Karanganyar: Kami Mengedepankan Edukasi

Baca juga: Satu Set Gamelan Milik Ki Manteb Ada di Pendopo Rumdin Bupati Karanganyar, Berikut Ceritanya

Baca juga: Persika Karanganyar Lolos 10 Besar Liga 3 Zona Jateng, Bupati Juliyatmono: Disyukuri dan Dinikmati

Khususnya di wilayah Jawa Tengah, survei dimulai dari Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali, Grobogan, Karanganyar, Sragen, dan berakhir di Blora.

Kegiatan dimulai Oktober 2021 hingga Februari 2022. 

Dalam pemaparannya, Senior Manager Operation Pertamina Hulu Energi'> Pertamina Hulu Energi (PHU), Farid Rochmadianto menyampaikan, kegiatan ini untuk melakukan penelitian pencitraan lapisan dan struktur bawah permukaan tanah. 

Ada dua alat yang digunakan untuk melakukan survei kebumian ini yakni mobil vibroseis dan smart solo.

Mobil vibroseis akan melintas di sepanjang jalan wilayah Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Mobil itulah yang menjadi sumber gelombang untuk kemudian smart solo sebagai alat yang dipasang di sepanjang jalan akan menangkap gelombang yang dihasilkan mobil vibroseis tersebut.

"Survei ini tidak jauh berbeda dengan pemeriksaan USG yang merupakan satu metode paling akurat dan umum digunakan untuk memeriksa kenampakan serta kondisi bayi pada ibu hamil."

"Seperti halnya USG, survei kebumian ini juga merupakan metode untuk mendapatkan gambaran bawah permukaan bumi dengan menggunakan mobil vibroseis dan smart solo," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (12/11/2021). 

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik apabila nantinya mobil vibrosies melintas di jalan sekitar permukiman.

Adapun apabila serangkaian hasil survei tersebut akan dilaporkan ke Kementerian ESDM.

Seusai dilakukan sosialisasi di Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, tim akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo.

Camat Gondangrejo, Bakdo Harsono mengatakan, pihaknya akan melibatkan masyarakat untuk mendukung program ini.

Terutama untuk mengamankan alat penerima gelombang yang dipasang di jalan.

Pasalnya, apabila alat tersebut hilang akan berpengaruh terhadap hasil survei. 

"Masyarakat akan dilibatkan untuk mendukung program ini."

"Pelaksanaan di Gondangrejo akan dimulai Desember 2021," ucapnya. (*)

Baca juga: Vaksinasi Covid di Polres Purbalingga Sasar Santri, Giliran 180 Warga Ponpes An Nahl yang Divaksin

Baca juga: Rasa Frustasi Peternak Ayam Mulai Menghilang, Harga Telur Berangsur Normal di Banjarnegara

Baca juga: Jejak Alih Fungsi Lahan Masih Ada - Inilah Hasil Menelusuri Hutan Lindung Gunung Prau Wonosobo

Baca juga: Januari-November 2021 41 Ibu Hamil di Brebes Meninggal Terpapar Covid, Bupati: Semua Belum Divaksin

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved