Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Tiga Pasangan Lagi Asyik Ngamar Diciduk Polisi, Razia Hotel Polres Banjarnegara, Begini Nasib Mereka

Tiga pasangan itu saat diperiksa tidak bisa menunjukkan indentitas yang menyatakan pasangan suami istri (pasutri) yang sah. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
POLRES BANJARNEGARA
Petugas kepolisian dari Polres Banjarnegara sedang merazia satu per satu kamar hotel di wilayah Kota Banjarnegara, Jumat (12/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Satuan Samapta Polres Banjarnegara menangkap tiga pasangan tidak resmi saat operasi di sejumlah hotel di Kota Banjarnegara.

Tiga pasangan tersebut, saat diperiksa tidak bisa menunjukkan indentitas yang menyatakan pasangan suami istri (pasutri) yang sah. 

Baca juga: Perjuangan Kurir Antar Pesanan Permen Rp 135 ke Clapar Banjarnegara, Kisahnya Jadi Viral di Medsos

Baca juga: Rasa Frustasi Peternak Ayam Mulai Menghilang, Harga Telur Berangsur Normal di Banjarnegara

Baca juga: Ada Ikan Hias di Bak Penampungan Air Rumah Warga Bawang Banjarnegara, Pemberian RSI untuk Cegah DBD

Baca juga: 321 PNS di Pemkab Banjarnegara Terima SK Kenaikan Pangkat, Plh Bupati: Semoga Integritas Meningkat

Kasat Samapta Polres Banjarnegara, AKP Agustinus Krisdwiantoro mengatakan, operasi hotel ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) Polres Banjarnegara guna mengantisipasi gangguan kamtibmas.

"Pada Jumat (12/11/2021) kami menggelar razia di hotel di Banjarnegara dengan mengerahkan 10 personel," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (13/11/2021).

Dia menjelaskan, petugas langsung mendatangi setiap kamar yang dihuni pasangan bukan suami istri. 

Petugas mengetuk setiap pintu kamar agar penghuninya keluar.

Ternyata, saat diperiksa, sejumlah pasangan tidak bisa membuktikan status hubungan suami istri yang sah. 

Ia mengungkapkan, enam orang atau tiga pasangan yang terjaring razia adalah warga Kota Banjarnegara, Kecamatan Banjarmangu, Madukara, Pagedongan.

Lalu satu orang asal Baturraden Kabupaten Banyumas.

"Usia paling tua 52 tahun, paling muda 24 tahun," ungkapnya.

Mereka lantas dibawa ke Mapolres Banjarnegara untuk dimintai keterangan, dibina, dan membuat surat pernyataan.

"Mereka kami data dan bina agar tak mengulang kembali perbuatannya," katanya.

Ia berharap, kegiatan ini bisa menciptakan rasa aman, kondusif, dan mengantisipasi gangguan kamtibmas.

Ia pun memastikan pelaksanaan giat KRYD di hotel tetap mentaati protokol kesehatan (5M) dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami harapkan akan menciptakan kenyamanan dan keamanan," katanya. (*)

Baca juga: Januari-November 2021 41 Ibu Hamil di Brebes Meninggal Terpapar Covid, Bupati: Semua Belum Divaksin

Baca juga: Alhamdulillah, Koin Berhasil Dikeluarkan, Sempat Nyangkut di Tenggorokan Bocah Asal Brebes Ini

Baca juga: Tips Gampang Bedakan Pinjol Legal dan Ilegal, OJK Tegal: Lihat Suku Bunga dan Persyaratannya

Baca juga: Dinilai Terbaik dalam Penanganan Covid-19, 33 Sosok di Kota Tegal Ini Diberi Penghargaan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved