Breaking News:

Berita Semarang Hari Ini

Sudah Sembilan Kejadian Longsor, Data BPBD Kota Semarang Sepanjang November 2021

Data BPBD Kota Semarang, tanah longsor telah terjadi sebanyak sembilan kali di Kota Semarang pada awal hingga pertengahan November ini.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
BPBD KOTA SEMARANG
Tim BPBD Kota Semarang mendatangi lokasi longsor di Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Sabtu (13/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bencana longsor menjadi ancaman bagi warga Kota Semarang, selain banjir.

Menurut data BPBD Kota Semarang, tanah longsor telah terjadi sebanyak sembilan kali di Kota Semarang pada awal hingga pertengahan November ini.

Akibat kejadian tersebut, belasan rumah warga rusak dengan nilai kerugian ratusan juta Rupiah.

Baca juga: Masuk Semarang Digagalkan Bea Cukai, Bolpoin Tiruan Asal China, Total Ada 100 Karton

Baca juga: Sambut Hari Ayah, Sineas Kota Semarang Produksi Film Tiga Babak Bapak. Cerita 3 Bapak Hadapi Masalah

Baca juga: Undip Semarang Kenalkan Bus Anticovid, Diklaim Pertama di Indonesia, Berikut Spesifikasi Lengkapnya

Baca juga: Tempat Parkir di Stasiun Semarang Tawang Makin Luas, Tarif Inap Kendaraan Mulai Rp 17 Ribu

Rincian, pertama, tanah longsor menimpa dua rumah warga milik Sarjono warga RT 03 RW 03 dan Pipit RT 01 RW  04, Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Itu terjadi akibat dari hujan deras.

Korban jiwa nihil dan kerugian materiil diperkirakan Rp 50 juta, pada Kamis (4/11/2021).

Kedua, pondasi depan rumah milik Indra roboh di Jalan Pancur Sari RT 05 RW 04, Jangli, Kecamatan Tembalang, longsor setinggi 3 meter dan panjang 2,5 meter, pada Rabu (10/11/2021).

Ketiga, pada saat hujan deras terjadi tanah ambles di wilayah RT 01 RW 01, Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik. mengakibatkan tanah yang ambles sepanjang 15 meter, pada Rabu (10/11/2021).

Keempat, hujan deras yang mengakibatkan saluran air ambles menimpa rumah Joko Suyono di Jalan Sendang Gede, Banyumanik, pada Rabu (10/11/2021).

Kelima, talut rumah Neti sepanjang 6 x 7 meter longsor menimpa rumah Sumardi bagian ruang dapur dan kamar mandi, di Jomblang, Kecamatan Candisari, pada Rabu (10/11/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved