Breaking News:

Berita Kudus

17 Tempat Karaoke di Kudus Disegel, Bupati Minta Aliran Listrik Ikut Diputus

Sedikitnya 17 tempat karaoke di Kabupaten Kudus disegel, Senin (8/11/2021) siang.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Petugas gabungan di Kudus menyegel tempat karaoke di Jalan Lingkar Luar, Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Sedikitnya 17 tempat karaoke di Kabupaten Kudus disegel, Senin (8/11/2021) siang.

Penyegelan dilakukan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP kudus.

Bupati Kudus HM Hartopo terjun langsung memimpin penyegelan tempat karaoke tersebut.

Tempat-tempat karaoke ini disegel karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kudus Nomor 10 Tahun 2015 tentang Usaha Hiburan, Diskotik, Kelab Malam, Pub, dan Penataan Hiburan Karaoke.

Baca juga: Bupati Kudus Pecat 4 Pegawai Museum Kretek, Tepergok Tak Kerja saat Dikunjungi Bupati

Baca juga: Sekretariat Persiku Kudus Tertutup Selebaran. Suporter Kecewa, Macan Muria Kalah di Tiga Laga

Baca juga: IDI Kudus Minta Warga Tak Takut Divaksin Astrazeneca, Syaifuddin: Semua Vaksin Bisa Timbulkan KIPI

Baca juga: Ranting Pohon dan Sampah Domestik Hampir Tutupi Sungai Piji, Warga Kesambi Kudus Terancam Banjir

Selama ini, pengoperasian tempat usaha karaoke kucing-kucingan dengan aparat ‎sehingga menyulitkan dalam penindakan.

"Perda di Kudus ini sudah jelas, tidak boleh ada karaoke lagi. Tapi, masih ada yang melanggar dan kucing-kucingan," ujar dia.

Untuk itu, selain melakukan penyegelan tersebut. Bupati Kudus menginstruksikan agar dilakukan pemutusan aliran listrik sehingga tak ada lagi kegiatan karaoke di tempat tersebut.

"Maka dari itu, sekarang, disegel semua, bekerjasama dengan PLN untuk memadamkan listriknya," ujar dia.

Dia khawatir, jika tempat karaoke itu dibiarkan maka dapat berkembang jauh lebih banyak.

Saat ini, jumlah tempat karaoke di Kabupaten Kudus paling banyak di Kecamatan Jati.

"Kalau dibiarkan, nanti akan berkembang terus dan selama ini, yang paling banyak, di Kecamatan Jati," ucapnya.

Baca juga: Mendoan Jadi Kebanggaan Masyarakat Banyumas Raya, Ditemukan secara Kebetulan Menurut Ahmad Tohari

Baca juga: Vokal Minta Pengusutan Kasus Tewasnya Gilang, Anggota BEM UNS Solo dapat Teror Lewat Telepon

Baca juga: Sandika Ditemukan Tewas di Hari Kedua Pencarian, Hanyut di Sungai Gembong Karanganyar saat Mancing

Baca juga: Persis Solo Ulang Tahun Ke 98, Pemain dan Pelatih Umbar Janji Menang dan Naik Kasta sebagai Kado

‎Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma menyampaikan, menerjunkan sedikitnya 10 personel untuk menjaga ketertiban selama proses penyegelan.

"Ini kami terjunkan sebanyak 10 personel dan memantau penyegelan yang sudah dilakukan," ujar dia.

Jika pemilik karaoke mencoba melepaskan segel tersebut maka pihaknya akan menyiapkan sanksi pidana.

"Ketika ada yang membuka segel, nanti akan ada hukumnya. Kami akan terus memantau," ujar dia. (Raka F Pujangga)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved