Berita Solo
Vokal Minta Pengusutan Kasus Tewasnya Gilang, Anggota BEM UNS Solo dapat Teror Lewat Telepon
Beberapa mahasiswa yang vokal menyuarakan pengusutan dan tuntutan keadilan dalam kasus kematian mahasiswa UNS Gilang Endi Saputra, mendapatkan teror.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Beberapa mahasiswa yang vokal menyuarakan pengusutan dan tuntutan keadilan dalam kasus kematian mahasiswa UNS Gilang Endi Saputra, mendapatkan panggilan telpon dari nomor tak dikenal yang diduga bentuk teror.
Presiden BEM Sekolah Vokasi UNS Dessy Latifatul Laila, satu di antaranya. Dia mendapatkan panggilan telepon dari nomor asing.
Dia mengaku, sebelum adanya kasus dugaan kekerasan hingga meninggalnya mahasiswa Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) UNS itu, dia tidak pernah mendapatkan panggilan dari nomor yang dimaksud.
Baca juga: Bertemu Orangtua dan Ziarah ke Makam Gilang, Jajaran Rektorat UNS Minta Maaf
Baca juga: Dua Panitia Diklatsar Menwa UNS Jadi Tersangka Kematian Gilang, Polisi: Diduga Melakukan Kekerasan
Baca juga: Menwa UNS Dibekukan, Sekretariatnya Dibanjiri Poster dan Stiker Tuntutan Keadilan untuk Gilang
Baca juga: UNS Tugaskan Tim Penasihat Hukum Dampingi Mahasiswa yang Diperiksa Polisi Terkait Diklat Maut Menwa
Menurutnya, dia tidak pernah mendapatkan panggilan telpon yang bukan Whatsapp, apalagi nomornya bukan dari kontak yang dia simpan.
"Tapi enggak banyak dan enggak setiap hari, cuma sekali waktu. Entah itu siapa, saya enggak tahu, engga saya angkat," ucapnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Senin (8/11/2021).
Dia menjelaskan, panggilan itu masuk di ponselnya pada Sabtu (6/11/2021). Ada tiga panggilan dari nomor misterius.
Bukan hanya Dessy yang mendapatkan panggilan telepon misterius, Zakky, Presiden BEM UNS juga mendapatkan hal yang sama.
Bahkan, Zakky sempat mengangkat telpon yang dimaksud.
Di dalam panggilan itu, hanya terdengar suara orang tertawa.
"Saya juga baru dengar kalau Mas Zakky dapat teror. Telepon yang masuk ke saya itu juga saya mikirnya engga sampe ke situ," ujarnya. (*)
Baca juga: Sandika Ditemukan Tewas di Hari Kedua Pencarian, Hanyut di Sungai Gembong Karanganyar saat Mancing
Baca juga: Persis Solo Ulang Tahun Ke 98, Pemain dan Pelatih Umbar Janji Menang dan Naik Kasta sebagai Kado
Baca juga: Harga Minyak Goreng di Tegal Melonjak, Konsumen Pilih Minyak Kemasan karena Lebih Murah dari Curah
Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, 50 Pendaki Muncak Bareng ke Gunung Slamet via Baturranden
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/aksi-mahasiswa-uns-menuntut-pengusutan-kasus-tewasnya-gilang-saat-diklatsar-menwa.jpg)