Breaking News:

Berita Kudus

Bupati Kudus Pecat 4 Pegawai Museum Kretek, Tepergok Tak Kerja saat Dikunjungi Bupati

Bupati Kudus HM Hartopo mengaku telah memecat empat pegawai Museum Kretek.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Bupati Kudus HM Hartopo saat memberi sambutan dalam pembukaan seminar sosialisasi Museum Kretek di Hotal Hom Kudus, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo mengaku telah memecat empat pegawai Museum Kretek.

Menurut Hartopo, pemecatan terpaksa dilakukan karena empat pegawai tersebut tidak menunjukkan kinerja baik.

"Saya sendiri pernah ke sana. Saat itu, sempat marah juga karena banyak pegawai yang ternyata tidak ada aktivitas yang baik."

"Langsung saya pecat orang empat di situ. Artinya, ada pekerja sebanyak itu betul-betul kebersihan diutamakan," kata Hartopo seusai membuka seminar sosialisasi Museum Kretek di Hotel Hom Kudus, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Sekretariat Persiku Kudus Tertutup Selebaran. Suporter Kecewa, Macan Muria Kalah di Tiga Laga

Baca juga: IDI Kudus Minta Warga Tak Takut Divaksin Astrazeneca, Syaifuddin: Semua Vaksin Bisa Timbulkan KIPI

Baca juga: Ranting Pohon dan Sampah Domestik Hampir Tutupi Sungai Piji, Warga Kesambi Kudus Terancam Banjir

Baca juga: Empat Embung Bakal Dibangun di Kudus, Wagub Taj Yasin: Kami Sedang Ajak Pihak Swasta

Hartopo berharap, keberadaan Museum Kretek bisa memberi kesan baik kepada setiap pengunjung. Untuk itu, pihaknya akan menata ulang museum supaya lebih menarik.

"Karena era pandemi, seandainya menata, paling bersih-bersih saja. Belum bisa menganggarkan."

"Ketika nanti 2022 atau 2023, insyaallah bisa menganggarkan atau kita minta DAK, tentunya bisa. Pakai dana cukai pun bisa," kata dia.

Kemudian, untuk mengenalkan sejarah kretek di Kudus, dia berharap, para pelajar juga tidak memandang sebelah mata pelajaran sejarah. Utamanya, sejarah kretek di Kudus.

Pasalnya, keberadaan Djamhari sebagai penemu kretek disusul adanya Nitisemito yang dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang kretek di awal abad 20, bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Bahkan, kalau bisa, katanya, dia mengusulkan ada kurikulum khusus yang membahas perihal kretek.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved