Breaking News:

Berita Karanganyar

Tiga Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi ke Pos Cemoro Kandang Karanganyar, Alami Keseleo dan Hipotermia

Tiga pendaki Gunung Lawu terpaksa dievakuasi melalui jalur pendakian Cemoro Kandang, Karanganyar, setelah alami keseleo dan hipotermia.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Dokumentasi SAR Karanganyar
Proses evakuasi pendaki Gunung Lawu jalur Cemoro Kadang, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Tiga pendaki Gunung Lawu terpaksa dievakuasi melalui jalur pendakian Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, setelah dilaporkan mengalami keseleo dan hipotermia.

Evakuasi dilakukan relawan secara bertahap.

Tiga pendaki tersebut adalah Desy Sinta asal Mojokerto, yang mengalami keseleo di Pos 2; Didit, yang mengalami linu di kaki karena ada pen di bekas patah tulang; dan Silmy, mengalami hipotermia di Pos 3.

Didit dan Silmy merupakan pendaki asal Jakarta yang berada dalam satu rombongan.

Baca juga: Diduga Keram Perut, Begini Kronologi dan Evakuasi Korban Meninggal di Gunung Lawu Karanganyar

Baca juga: Pendakian Gunung Lawu Mulai Berdenyut Lagi, Misal Melalui Basecamp Cemoro Kandang Karanganyar

Baca juga: Air Bah Tiba-tiba Datang, 6 Pemancing di Sungai Gembong Karanganyar Terseret Arus. Satu Masih Hilang

Baca juga: Disdikbud Karanganyar: Sudah Ada 654 Orang Ajukan Reward Masuk PTN, Masih Bisa Bertambah

Komandan Markas SAR Karanganyar Arif Sukro Yunianto menyampaikan, petugas basecamp Cemoro Kandang mendapatkan laporan terkait kondisi ketiga pendaki itu pada Minggu (7/11/2021) malam.

"TRC dari AGL dan PGL naik untuk mengkondisikan. Dari SAR, pukul 23.00 WIB sampai basecamp, kemudian langsung ke titik pos lokasi ketiga pendaki," katanya saat dihubungi, Senin (8/11/2021).

Dia menuturkan, tidak ada kendala dalam proses evakuasi karena saat itu cuaca cerah.

Para pendaki diturunkan dari Pos 2 dan 3 ke basecamp Cemoro Kandang secara bertahap.

"Pendaki yang kakinya Keseleo digendong. Kalau dua pendaki satu rombongan bisa berjalan, kondisinya membaik," ucapnya.

Ada sekitar 40 potensi SAR yang terlibat dalam proses evakuasi.

Arif mengatakan, ketiga pendaki itu juga sudah pulang ke rumah masing-masing setelah dievakuasi.

"Pendaki pertama (Desy) sampai basecamp Senin (8/11/2021) pukul 01.15 WIB. Kemudian, Didit sampai basecamp pukul 08.00 WIB dan Silmy tiba di basecamp pukul 09.00 WIB," ungkapnya. (*)

Baca juga: Tergusur Proyek Tol Solo-Yogyakarta, 200 Makam di TPU Desa Taskombang Klaten Bakal Direlokasi

Baca juga: Disetujui DPR, Pelantikan KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI Tinggal Tunggu Waktu

Baca juga: Selamat, SMP Negeri 1 Somagede Juarai Lomba Karawitan Banyumas Jejang Sekolah Menengah

Baca juga: Maestro Keroncong Waldjinah Terima Penghargaan Pengabdi Seni Seumur Hidup di Solo Keroncong Festival

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved