Berita Kriminal Hari Ini
Hasil Autopsi Jenazah Mahasiswa UNS Saat Diklat Menwa, Kapolresta Solo: Luka Karena Kekerasan Tumpul
Dari hasil autopsi tersebut disimpulkan bahwa penyebab kematian adalah karena luka akibat kekerasan tumpul yang mengakibatkan mati lemas.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SOLO - Polresta Surakarta merilis hasil autopsi kasus kematian mahasiswa UNS yang mengikuti Diklat Menwa beberapa waktu.
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyampaikan, hasil autopsi itu disampaikan oleh RS Bhayangkara Semarang Biddokes Polda Jateng kepada tim penyidik.
Baca juga: Menwa UNS Dibekukan, Sekretariatnya Dibanjiri Poster dan Stiker Tuntutan Keadilan untuk Gilang
Baca juga: Inilah Kenangan Terakhir Sang Ayah Bersama Almarhum Gilang, Mahasiswa UNS Solo Asal Karanganyar
Baca juga: Gilang Diduga Tewas Akibat Pukulan, Polisi Periksa 21 Panitia Diklat Menwa UNS Solo
Baca juga: Pihak Keluarga Temukan Keganjilan Kematian Gilang, Wajahnya Penuh Luka, Pasca Diklat di UNS Solo
Kemudian, lanjut Ade, Jumat (29/10/2021) sekira pukul 11.00 pihaknya telah menerima hasil autopsi terhadap jenazah Gilang Endi Saputra.
"Dari hasil autopsi tersebut disimpulkan bahwa penyebab kematian adalah karena luka akibat kekerasan tumpul yang mengakibatkan mati lemas," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (29/10/2021).
Dari hasil yang diterima, ungkap Kombes Pol Ade, tim penyidik kemabali akan melakukan serangkaian kegiatan penyidikan untuk meminta keterangan ahli.
"Untuk meminta ketetangan ahli yang terlibat dalam rangkaian autopsi dari tim kedokteran forensik pada saat dilakukan autopsi kepada jenazah," terangnya.
Terkait di mana letak kekerasan yang dialami korban, Kombes Pol Ade menyebut hal itu merupakan ranah penyidik.
Pihaknya akan menyampaikan pada update selanjutnya. (*)
Baca juga: Banjir Rendam Rumah 360 KK di Cilacap, Warga di 131 Desa Diminta Waspada Banjir dan Longsor
Baca juga: Pemkab Cilacap Serahkan Ambulans Covid ke Puskesmas, Sekda: Boleh Bawa Pasien Non-Covid, Fleksibel
Baca juga: Longsor Kecil Mulai Terjadi, BPBD Banyumas Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Baca juga: Ada Potensi di Timur Tengah, Pengusaha Jamu Banyumas Raya Didorong Lakukan Ekspor