Breaking News:

Berita Banyumas

Dapat Izin Kuliah Tatap Muka, UMP Banyumas Vaksinasi Mahasiswa dan Warga Radius 3 Km dari Kampus

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendapat lampu hijau menggelar perkuliahan tatap muka.

Editor: rika irawati
KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kabupaten Banyumas, mendapat lampu hijau menyelenggarakan kuliah tatap muka, Selasa (26/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mendapat lampu hijau menggelar perkuliahan tatap muka.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, pihak kampus menargetkan, vaksinasi bagi mahasiswa dan warga sekitar kampus dalam radius 3 kilometer.

Rektor UMP Dr Jebul Suroso mengatakan, pada tahap awal ini, perkuliahan tatap muka akan digelar secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Kami siapkan manajamen kelas, termasuk pendaftaran mahasiswa yang akan tatap muka. Jadi, belum 100 persen, nanti lebih banyak saat ajaran baru," kata Jebul di sela vakasinasi massal PDM Muhammadiyah Banyumas di UMP , Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Lulus dari UMP Purwokerto, Mahasiswa Asal Turki: Kuliah di Sini Banyak Praktik daripada Teori

Baca juga: Polda Jateng Buka 9 Sentra Vaksinasi Massal Covid bagi Mahasiswa, di Banyumas Dibuka di UMP

Baca juga: Pakai Jersey Berwarna Biru dan Merah, Persibas Banyumas Pasang Target Lolos Grup D Liga 3 Jateng

Baca juga: Gedung Pasar Banyumas Masih Sisakan Masalah Lapak, Pedagang Rencananya Diboyong 29 Oktober 2021

Dia mengatakan, saat ini, perkuliahan tatap muka hanya diikuti sekitar 20 persen dari total sebanyak 15.000 mahasiswa.

Rencananya, jumlah tersebut akan ditambah secara bertahap sambil melihat perkembangan kasus Covid-19.

Untuk mendukung kegiatan perkuliahan tatap muka, kata Jebul, UMP menargetkan masyarakat dalam radius 3 kilometer dari kampus mendapat suntikan vaksin 100 persen.

"Mahasiswa tidak hanya di kampus tapi di tempat kos, pergi makan. Jadi, kami berharap, radius 3 kilometer divaksin. Kami akan kondisikan agar semuanya divaksin, ibu kos, pengelola warung, dan lainnya," ujar Jebul.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono yang membuka kegiatan vaksinasi massal mengatakan, beberapa perguruan tinggi juga telah mengajukan rekomendasi menggelar perkuliahan tatap muka.

"Sudah ada beberapa yang mengajukan, UMP ini persetujuan pertama. Perkuliahan sudah bisa digelar luring karena sekarang sudah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2," kata Sadewo. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UMP Jadi Kampus Pertama di Banyumas yang Diizinkan Gelar PTM".

Baca juga: Gilang Diduga Tewas Akibat Pukulan, Polisi Periksa 21 Panitia Diklat Menwa UNS Solo

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 27 Oktober 2021: Rp 1.879.000 Per 2 Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Rabu 27 Oktober 2021: Siang hingga Malam Diperkirakan Hujan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Rabu 27 Oktober 2021: Waspada! Hujan Disertai Petir Terjadi Siang Hari

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved