Berita Banyumas Hari Ini

Gedung Pasar Banyumas Masih Sisakan Masalah Lapak, Pedagang Rencananya Diboyong 29 Oktober 2021

Saat dilakukan peninjauan oleh Bupati Banyumas, terdapat beberapa permasalahan yang diungkapkan pedagang terkait letak dan luas dari lapak. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
PEMKAB BANYUMAS
Bupati Banyumas, Achmad Husein didampingi Plt Kepala Dinperindag Kabupaten Banyumas, Purwadi Santoso saat memantau kesiapan pindahan Pasar Banyumas, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Bupati Banyumas, Achmad Husein didampingi Plt Kepala Dinperindag Kabupaten Banyumas, Purwadi Santoso telah memantau kesiapan pindahan Pasar Banyumas, pada Senin (25/10/2021). 

"Pindahan dari bedeng sementara ke Pasar Banyumas yang baru selesai direhab tersebut direncanakan pada Jumat (29/20/2021)," kata Bupati kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (26/10/2021).

Baca juga: Bulan Dana PMI Banyumas Tahun Ini Ditarget Rp 1,5 Miliar

Baca juga: Padahal Baru Simulasi, Antusiasme Warga Naik Bus Wisata Gratis Pemkab Banyumas Cukup Tinggi

Baca juga: Terjadi Minggu Malam di Banyumas, Dua Rumah dan Empat Mobil Ludes Terbakar, Begini Kronologisnya

Baca juga: Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Bupati Banyumas Ajak Santri Terus Berkarya untuk Indonesia

Saat Bupati berkunjung terlihat beberapa pedagang telah mempersiapkan lapaknya. 

Seperti mulai merakit meja dagangan, ada yang sedang melihat-lihat lapaknya sesuai penataan berkaitan dengan sub-sub zonanya terdapat zona dagangan kering dan dagangan basa. 

Gedung Pasar Banyumas terdiri dari dua lantai dengan lahan pasar seluas 4.450 meter dan luas bangunan 4.212 meter. 

Di dalamnya, terdapat sekira 81 kios, 191 kios sayur dan daging, dan kuliner 10 lapak. 

Di Pasar Banyumas sebelumnya terdata sebanyak 397 pedagang yang tercatat dan ber SPP. 

Saat dilakukan peninjauan oleh Bupati Banyumas, terdapat beberapa permasalahan yang diungkapkan pedagang terkait letak dan luas dari lapak. 

Pedagang ini berucap dahulu lapaknya luas, tetapi sekarang sekira 1 meter.

Bahkan termasuk juga posisinya saling membelakangi, dimana itu dinilai pedagang menjadi ribet. 

Pedagang daging juga akan merasa kesulitan apabila membawa freezer.

Meski demikian, ada pedagang yang senang karena melihat kondisi Pasar Banyumas saat ini yang bangunannya bagus serta memadai. 

Namun dirinya menyayangkan karena luasan lapak yang sangat sempit dibanding saat Pasar Banyumas sebelum direhab.

Bupati menjelaskan bahwa permasalahan yang disampaikan pedagang antara lain lapak kurang luas, lapak tidak bisa untuk menyimpan barang dan penyeragaman lapak untuk kuliner.

Terkait permasalahan tersebut menurut Bupati Banyumas sedang diusahakan solusinya.

"Masih ada masalah, tiga permasalahan tersebut."

"Akan kami carikan solusinya, karena Pasar Banyumas secara umum dianggap sudah aman dan siap untuk dibuka pada 29 Oktober 2021," ungkapnya. (*)

Baca juga: Perhompedin Semarang: Penderita Kanker Boleh Disuntik Vaksin, Tapi Ini Syaratnya

Baca juga: Warga Ambarawa Semarang Pilih Dirikan Tenda, Gempa Susulan Terus Terjadi Hingga Petang Ini

Baca juga: Bupati Hartopo Targetkan Pembangunan MPP Kudus Selesai Akhir Tahun, Pekan Depan Mulai Pengecoran

Baca juga: Bupati Kudus Siapkan Pelatihan Khusus Disabilitas: Kami Tak Akan Batasi Mereka Bekerja di Kantor

Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Berita Banyumas Hari Ini
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved