Breaking News:

Berita Nasional

Cegah Ledakan Covid saat Libur Nataru, Pemerintah Hapus Cuti Bersama 24 Desember dan Perketat Prokes

Pemerintah bakal memperketat mobilitas warga saat libur Natal dan Tahun Baru untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19.

Editor: rika irawati
POLRES KEBUMEN
ILUSTRASI. Petugas kepolisian dari Polres Kebumen melakukan penyekatan di sejumlah titik jalan di Kebumen selama PPKM, Jumat (27/8/2021) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah bakal memperketat mobilitas warga saat libur Natal dan Tahun Baru untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19.

Selain meniadakan cuti bersama 24 Desember, pemerintah bakal memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes).

Upaya memperketat mobilitas warga ini dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) Persiapan Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 yang berlangsung Selasa (26/10/2021) kemarin.

Rapat diikuti kementerian dan lembaga terkait.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pembatasan mobilitas dan pengawasan prokes perlu dilakukan agar upaya pengendalian Covid-19 yang saat ini sudah berjalan baik tidak sia-sia akibat kenaikan kasus usai masa libur akhir tahun.

Baca juga: Libur Panjang Akhir Tahun Jadi Ancaman Kenaikan Kasus Covid-19, Ganjar: Kuncinya Prokes

Baca juga: Resmi! Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal dan Geser 2 Hari Libur Nasional

Baca juga: Waspada! Gelombang Tiga Pandemi Covid Diperkirakan Terjadi Desember, Ini Saran Epidemiolog

Baca juga: Selain Aktivitas Warga, Pergantian Cuaca Diduga Jadi Pemicu Gelombang Tiga Covid di Indonesia

Menurut dia, semua pihak harus belajar dari negara-negara lain seperti China, Inggris, Jerman, dan beberapa negara lain yang mengalami gelombang ketiga kasus Covid-19.

"Saya harap, seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama kompak menjaga kondisi yang sudah mulai membaik ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (27/10/2021).

Selain itu, Budi Karya juga menginstruksikan para operator transportasi untuk memastikan kesiapan sarana transportasi massal, baik dari aspek keselamatan, kelaikan, kondisi kesehatan para pekerja, dan berbagai aspek penting lainnya.

"Saya mendorong agar ramp check pada seluruh moda dapat dilakukan. Tidak hanya pengecekan kelaikan sarana tetapi juga pengecekan kondisi kesehatan awak transportasinya," katanya.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menambahkan, pemerintah melakukan pengetatan mobilitas dan prokes di masa libur Nataru sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Tren penurunan kasus Covid-19 tidak boleh membuat semua pihak lengah terhadap penularan virus.

"Kegiatan berskala besar dan luas seperti libur nasional dan libur kegiatan keagamaan biasanya menyebabkan kerumunan massa dan seringkali menyebabkan terjadinya lonjakan kasus Covid-19," kata dia.

Baca juga: KABAR DUKA: Musisi Senior Oddie Agam Tutup Usia, 3 Pekan Dirawat di RS Akibat Komplikasi Ginjal

Baca juga: Kenal 3 Bulan Lewat Medsos, Pemuda Patikraja Banyumas Cabuli Anak 13 Tahun. Janji Nikahi jika Hamil

Baca juga: Dapat Izin Kuliah Tatap Muka, UMP Banyumas Vaksinasi Mahasiswa dan Warga Radius 3 Km dari Kampus

Baca juga: Gilang Diduga Tewas Akibat Pukulan, Polisi Periksa 21 Panitia Diklat Menwa UNS Solo

Ia mengatakan, melalui Surat Keputusan Bersama tiga Menteri telah dihapus cuti bersama pada 24 Desember 2021, yang ada hanya libur Sabtu-Minggu biasa karena 25 Desember 2021 dan 1 Januari 2022 jatuh pada hari Sabtu.

Muhadjir memastikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk menghadapi masa libur Natal dan tahun baru, khususnya pada rentang tanggal yang dianggap krusial, yaitu mulai 23 Desember 2021 hingga 3 Januari 2022. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Pemerintah Bersiap Batasi Mobilitas Libur Nataru".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved