Breaking News:

Berita Kesehatan

Selain Aktivitas Warga, Pergantian Cuaca Diduga Jadi Pemicu Gelombang Tiga Covid di Indonesia

Gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia diperkirakan datang akhir tahun. Selain aktivitas warga, pergantian cuaca diperkirakan turut memicu.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi pencegahan corona 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia diperkirakan datang akhir tahun.

Selain banyak aktivitas warga, pergantian cuaca diperkirakan turut memicu ledakan kasus.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ganip Warsito.

Ganip mengatakan, para ahli memprediksi bahwa ancaman gelombang ketiga Covid-19 di Tanah Air bisa terjadi pada akhir tahun.

"Ancaman gelombang ketiga yang diprediksi oleh para ahli akan terjadi di bulan Desember," kata Ganip saat meninjau Posko Relawan Sulut Hebat Kompak Lawan Covid-19 di Kota Manado, Sulawesi Utara, dikutip dari siaran pers, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Waspada! Gelombang Tiga Pandemi Covid Diperkirakan Terjadi Desember, Ini Saran Epidemiolog

Baca juga: Hasil Penelitian, Obat Antivirus Ini Bisa Cegah Kemungkinan Pasien Covid Dirawat Inap hingga 50%

Baca juga: WHO Waspadai Virus Corona Varian Mu: Ditemukan di Kolombia, Dinilai Kebal terhadap Vaksin

Baca juga: Waspada! WHO Peringatkan Munculnya Varian Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

Ganip mengatakan, pada bulan Desember, ada dua momentum besar yang perlu diwaspadai, yakni Hari Natal dan Tahun Baru.

Menurut dia, momentum tersebut sangat berpotensi memicu kenaikan kasus Covid-19 karena adanya keinginan masyarakat untuk beraktivitas di luar ruangan.

Selain itu, ujar dia, adanya perubahan cuaca pada periode tersebut juga dapat mempengaruhi daya tahan tubuh sehingga mudah terserang penyakit.

"Karena, saat itu (Desember), juga ada pergantian cuaca. Ini yang menjadi suatu ancaman peningkatan Covid-19," kata dia.

Meskipun demikian, Ganip meyakini bahwa potensi gelombang ketiga tersebut dapat dicegah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan vaksinasi.

Baca juga: KABAR DUKA, Ketua DPW PAN Jateng Tutup Usia. Sempat Dirawat di Rumah Sakit Cempaka Putih Jakarta

Baca juga: Jelang PSIS Semarang Lawan Persik Kediri di Stadion Manahan, Ian Gillan: Pemain Harus Berjuang Keras

Baca juga: Dulu Dikenal Kumuh, Kampung KB Gadis Tegalreja Cilacap Kini Bersih dan Aman, Jadi Jujugan Study Tour

Baca juga: APBD Perubahan 2021 Kota Semarang Ditetapkan Defisit Rp 400 Juta, Ini saran Ketua DPRD

Kedua hal tersebut merupakan kunci pencegahan dan mitigasi penularan Covid-19, ditambah dengan pola tracing, testing, dan treatment (3T) dalam penanganannya.

"Dua dasar tersebut merupakan hal yang harus senantiasa dilaksanakan demi mencegah terjadinya ledakan kasus di akhir tahun, sebagaimana menurut prediksi para ahli," kata dia.

Dengan demikian, Ganip pun optimistis pada Desemeber mendatang, gelombang ketiga Covid-19 di Tanah Air tidak akan terjadi. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Satgas Minta Semua Pihak Waspadai Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 di Akhir Tahun".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved