Berita Jawa Tengah

Ustaz Dasad Latif Puji Sarung yang Dikenakan Ganjar, Tertarik Membelinya Jika Berada di Solo

Sarung batik yang dikenakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menarik perhatian Ustaz Das'ad Latif.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Ustaz Das'ad Latif saat bersilaturahim dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowodi Rumah Dinas Puri Gedeh Semarang, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sarung batik yang dikenakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menarik perhatian Ustaz Das'ad Latif saat bersilaturahim di Rumah Dinas Puri Gedeh Semarang, Jumat (22/10/2021).

Ustaz asal Sulawesi Selatan itu memuji sarung yang diproduksi santri dari Surakarta tersebut.

Baca juga: Ganjar Pranowo: Jateng Bershalawat Merupakan Bagian Ikhtiar dalam Penanganan Pandemi

Baca juga: Bertemu Ganjar, Dwikorita Sebut Curah Hujan di Jateng Bakal Terus Meningkat Hingga Desember

Baca juga: Tak Cuma Penampilan, Beginilah Cara Gubernur Ganjar Ngayubagyo Peringatan Hari Santri Nasional 2021

Baca juga: Dulu di Desa Ini Sinyal Susah, Internet Saja Nggak Ada, Setelah Gubernur Ganjar Datang Jadi Lancar

"Sarungnya bagus, Pak Ganjar," ujar Ustaz Das'ad Latif saat Ganjar menyambutnya di teras rumah.

Sarung batik Ganjar itu sebenarnya sudah populer dengan brand Lar Gurda.

Sarung itu diproduksi para santri Al-Muayyad, Mangkuyudan, Surakarta.

Adapun nama Lar Gurda terilhami dari Garuda Pancasila sebagai lambang negara.

Usaha sarung batik Lar Gurda mulai dirintis oleh Irfan Nuruddin sejak 2017.

Saat ini sarung itu sudah banyak dikenal dan dikenakan oleh para tokoh agama dan masyarakat, termasuk Gubernur Ganjar Pranowo.

"Iya, ini sarung buatan santri Surakarta," kata Ganjar.

Das'ad semakin tertarik setelah mendengar cerita Ganjar.

Ia nampak berminat mencari sarung tersebut jika nanti berkunjung ke Surakarta.

Sementara dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Ganjar dan Ustaz Das'ad berbincang banyak hal.

Salah satunya terkait peran santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ganjar mengatakan, Ustaz Das'ad merupakan sosok yang egaliter dan menyenangkan.

Dakwah-dakwah beliau selalu membuat orang senang dan bahagia.

Dalam obrolan hangat itu, Ganjar menggarisbawahi salah satu pesan Ustaz Das'ad tentang ulama dan pondok pesantren.

"Saya suka menonton ceramah beliau, jadi tadi kita ngobrol-ngobrol dengan beliau di hari santri."

"Pesannya di hari santri, mudah-mudahan menjadi momentum bagi kita semuanya."

"Pesan beliau itu, ketika pabriknya tidak habis maka akan banyak lahir ulama-ulama, pabriknya itu ya pondok pesantren."

"Itulah yang kemudian musti kita rawat."

"Beliau sampaikan musti kerja sama antara ulama dan umaro maka tadi ketemulah kita," kata Ganjar.

Adapun Ustaz Das'ad menyampaikan bahwa sore itu beliau sengaja mampir ke rumah Ganjar sebelum mengisi ceramah di Pemkot Semarang.

Ia mengatakan bahwa Ganjar Pranowo merupakan sosok yang supel dan cerdas sebagai seorang pemimpin.

"Beliau orangnya welcome."

"Saya cuma WhatsApp beliau kalau ada di Semarang, beliau bilang wajib mampir ke rumah."

"Terus selama saya di sini, itu tamunya banyak, Alhamdulilah."

"Cara komunikasinya supel."

"Wawasannya luas, cerdas memang kalau saya dengar tadi."

"Pemimpin memang harus cerdas, bukan hanya cerdas tetapi juga mengayomi," ujarnya. (*)

Baca juga: Karanganyar Jadi Lokasi Uji Coba Sensus Pertanian 2023, BPS: Kami Hanya Ambil Sampel Terbatas

Baca juga: Terbanyak September 2021, Tercatat Ada 1.500 Pelanggar Terekam Kamera ETLE Satlantas Polres Kebumen

Baca juga: Cilacap Rawan Bencana Tsunami, BMKG Kenalkan Aplikasi Sirita, Cara Gunakan Sangat Mudah Loh

Baca juga: Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Bupati Banyumas Ajak Santri Terus Berkarya untuk Indonesia

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved