Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Sukmono Tampil Percaya Diri Berpakaian Ala Santri: Ini Bagian Tolerasi Umat Beragama di Jateng

Sejumlah ASN non muslim yang bekerja di lingkungan Pemprov Jateng juga ngantor dengan berpakaian santri.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Sukmono Adi (Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Tugurejo Semarang). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah tentang kewajiban memakai pakaian ala santri saat peringatan Hari Santri Nasional ternyata tidak hanya diikuti oleh ASN yang muslim.

Sejumlah ASN non muslim yang bekerja di lingkungan Pemprov Jateng juga ngantor dengan berpakaian santri.

Seperti Sukmono Adi misalnya.

Baca juga: Ustaz Dasad Latif Puji Sarung yang Dikenakan Ganjar, Tertarik Membelinya Jika Berada di Solo

Baca juga: Bertemu Ganjar, Dwikorita Sebut Curah Hujan di Jateng Bakal Terus Meningkat Hingga Desember

Baca juga: Ganjar Pranowo: Jateng Bershalawat Merupakan Bagian Ikhtiar dalam Penanganan Pandemi

Baca juga: Tak Cuma Penampilan, Beginilah Cara Gubernur Ganjar Ngayubagyo Peringatan Hari Santri Nasional 2021

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Tugurejo itu ternyata juga tampil percaya diri dengan pakaian santri.

Meskipun, Sukmono adalah seorang ASN beragama Kristen Protestan.

Pagi ini, Sukmono berangkat ke kantor mengenakan baju koko berwarna putih dan celana panjang kain.

Ia juga nampak gagah dengan peci hitam yang dipakainya.

“Meskipun saya Kristen Protestan, tapi hari ini saya bangga mengenakan baju koko dan berpeci."

"Karena ini Hari Santri Nasional."

"Saya menghormati para santri dan dedikasi mereka dalam pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya ditemui di kantornya, Jumat (22/10/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved