Breaking News:

Berita Banyumas

Banyumas Level 2 PPKM, Bupati: Kalau Semua Disiplin, Pertengahan November Bisa Turun Lagi ke Level 1

Kabupaten Banyumas akhirnya turun level dari level 3 ke level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS PEMKAB BANYUMAS
Bupati Banyumas Achmad Husein saat mengikuti rapat di Graha Satria Purwokerto, Rabu (20/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kabupaten Banyumas akhirnya turun level dari level 3 ke level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Hal itu sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 di Jawa dan Bali.

"Berdasarkan Inmendagri terbaru, Banyumas, secara resmi, sudah masuk PPKM level 2," ujar Bupati Banyumas Achmad Husein, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Anak Buruh Bangunan asal Karanglewas Banyumas Raih Medali Emas PON Papua, Warga Desa Pun Ikut Bangga

Baca juga: Oknum Penasihat Hukum di Purwokerto Positif Sabu, Terjaring saat Razia BNNK Banyumas di Tempat Kos

Baca juga: Banner Bertuliskan Pulangkan Jokowi ke Solo Hiasi Aksi Mahasiswa di Banyumas, Ini Alasan Mereka

Baca juga: Kasus Penganiayaan di Banyumas, Istri Tersangka Lapor Balik Korban: Suami Saya Juga Dipukul

Meski demikian, Bupati meminta masyarakat tetap hati-hati dan mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Dengan turunnya level ini, mohon jangan euforia, tetap patuhi prokes. Kalau semua disiplin, pertengahan bulan November nanti bisa turun lagi ke level 1," imbuhnya.

Bupati Husein mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir, kasus Covid-19 di Banyumas menurun drastis.

Kasus bulanan, hingga tanggal 18 Oktober 2021, tercatat 103 kasus.

Sementara, kasus pada bulan September, sebanyak 773 kasus, Agustus 3.627 kasus, dan tertinggi pada bulan Juli, sebanyak 13.720 kasus.

Demikian halnya dengan kasus kematian akibat Covid-19 yang terus membaik.

Kasus kematian bulanan, hingga 18 Oktober 2021, tercatat sebanyak 21 orang meninggal.

Sedangkan pada bulan September, sebanyak 74 kasus, kemudian Agustus 366 kasus, dan tertinggi pada bulan Juli, 777 kasus. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Resmi! Eks Pelatih Kepala AC Milan Academy Misha Radovic Jabat Direktur Teknik Persis Solo

Baca juga: Pelatih Voli Putri di Demak Cabuli 13 Anak Didiknya, 1 Siswi Hamil

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadiaan Pagi Ini, Rabu 20 Oktober 2021: Rp 1.839.000 Per 2 Gram

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved