Berita Banyumas

Anak Buruh Bangunan asal Karanglewas Banyumas Raih Medali Emas PON Papua, Warga Desa Pun Ikut Bangga

Bakat Atinna Nur Kamila Intan Bahtiar, warga Karanglewas, Banyumas, di bidang olahraga, sudah terlihat sejak kecil.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Bakat Atinna Nur Kamila Intan Bahtiar di bidang olahraga sudah terlihat sejak kecil.

Bahkan, warga Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, itu dikenal sebagai gadis cilik yang tomboi.

Karenanya, saat Atinna memilih menggeluti cabang olahraga lempar lembing, tak ada yang heran.

Gadis 23 tahun itu memang dikenal kuat sejak kanak-kanak. Saat bocah seusianya bermain boneka atau permainan tradisional lain, dia malah suka membantu orangtua mengaduk semen dan mengangkat bahan bangunan.

Kemudian, mulai SD, dia mengikuti berbagai event nasional dan internasional.

Usahanya pun berbuah manis. Ketika SMA, dia menjuarai Asian School di Thailand.

Baca juga: Oknum Penasihat Hukum di Purwokerto Positif Sabu, Terjaring saat Razia BNNK Banyumas di Tempat Kos

Baca juga: Banner Bertuliskan Pulangkan Jokowi ke Solo Hiasi Aksi Mahasiswa di Banyumas, Ini Alasan Mereka

Baca juga: Produksi Sampah Plastik Berlimpah, Pemkab Banyumas Mendaur Ulang Jadi Genting dan Paving

Baca juga: Selamat, Empat Aplikasi Pemkab Banyumas Masuk Top 40 Inovasi Pelayanan Publik KIPP 2021 Jateng

Kini, anak pasangan Ahmad Mahful Sidiq dan Soimah itu menambah kebanggaan.

Tak hanya meraih medali emas dari cabang lempar lembing di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Atinna juga memecahkan rekor PON sekaligus rekor nasional dengan melempar sejauh 51.26 meter.

Ia mengalahkan rekor sebelumnya, yang diraih atlet Bali, yang mencatatkan 47,90 meter.

"Ini adalah PON pertama saya dan alhamdulillah, mampu memecahkan rekor nasional dan rekor PON," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (18/10/2021).

Ayahnya hanyalah seorang pekerja buruh bangunan sedangkan ibunya juga hanya ibu rumah tangga.

Akan tetapi, semangat dan dukungan keduanya tidak redup dan mampu memotivasi hingga Atinna mencapai hasil maksimal.

Sepulang dari laga di PON Papua, sambutan bagi mahasiswa semester akhir jurusan Ilmu Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Semarang itu pun cukup meriah.

Bahkan, Atinna tak menyangka mendapat ucapan selamat yang luar biasa dari warga desa tempat dia tinggal.

"Agenda selanjutnya adalah Sea Games dan Asian Games. Latihannya lebih fokus selama pandemi dan maksimal," terangnya.

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 19 Oktober 2021: Rp 1.839.000 Per 2 Gram

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Selasa 19 Oktober 2021: Siang hingga Malam Diperkirakan Hujan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Selasa 19 Oktober 2021: Waspada! Siang hingga Malam Diperkirakan Hujan

Sementara, Kades Pangebatan Agus Suroto, mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas prestasi warganya itu.

"Ini menjadi motivasi dan lecutan bagi generasi muda karena dari masyarakat sederhana bisa berprestasi sampai tingkat nasional."

"Kami akan membangun gedung serbaguna untuk mendukung potensi muda di wilayah ini," kata Agus saat menyambut kepulangan Atinna. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved